Kamis, 18 Jun 2026 04:41 WIB

Kuota KUR Bank Jatim Naik, UMKM Siap-siap Naik Kelas

jatimnow.com - Penyaluran Kredit Bank Jatim kepada pelaku UMKM terus menunjukkan performa yang positif dari tahun ke tahun. Hal itu disampaikan oleh Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah Bank Jatim, R. Arief Wicaksono dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tahun 2024 dan Evaluasi Penyaluran KUR Tahun 2023.

"Kami bersyukur dalam perkembangannya, KUR Bank Jatim mendapatkan antusias luar biasa di kalangan masyarakat Jawa Timur, khususnya pelaku UMKM. Hal tersebut dibuktikan dengan terus meningkatnya kuota dan angka penyaluran KUR Bank Jatim terhadap pelaku usaha sejak tahun 2021,” ujar Arief, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/1/2024).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Arief mengungkapkan, pada tahun 2021, Bank Jatim mendapat kuota KUR sebesar Rp700 miliar. Dari angka terebut, yang berhasil disalurkan sebesar 88,7 persen.

”Untuk jumlah debitur KUR tahun 2021 sendiri sebanyak 4.928,” tutur Arief.

Selanjutnya, tahun 2022 Bank Jatim berhasil memperoleh kuota KUR senilai Rp 2,5 triliun. Prosentase penyalurannya sekitar 95,19 persen dengan jumlah debitur 19.159 orang.

"Angkanya meningkat signifikan. Maka dari itu pada tahun tersebut, Bank Jatim  berhasil mendapat penghargaan sebagai bank penyalur kredit KUR terbaik se-Jawa Timur,” tegas Arief.

Selanjutnya, tahun 2023 kuota KUR Bank Jatim juga meningkat lagi yaitu di angka Rp2,89 triliun. Yang sukses disalurkan sekitar 96 persennya dengan jumlah debitur 22.253. Dengan data itu, lanjutnya, Bank Jatim semakin dipercaya oleh pemerintah untuk menjadi mitra KUR.

Terlebih lagi, tahun ini Bank Jatim juga telah dipercaya untuk menyalurkan KUR Syariah. Sejak dilaunching November 2023, antusiasme masyarakat terhadap KUR Syariah Bank Jatim cukup tinggi.

"Dalam 2 bulan pertama ini, KUR Syariah Bank Jatim sudah bisa realisasi Rp11,959 miliar. Kami optimis KUR Syariah akan tumbuh pesat mengingat di Jawa Timur banyak sekali pondok pesantren,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, kegiatan sosialisasi seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai wujud Bank Jatim hadir dalam memenuhi kebutuhan finansial masyarakat Jawa Timur, khususnya bagi pelaku UMKM.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"UMKM punya peran penting dan strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Sebab, pelaku UMKM merupakan bagian terbesar dari seluruh  aktivitas ekonomi rakyat dan sekaligus penopang perekonomian Indonesia yang memiliki kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja cukup besar. Jadi harus didukung keberadaannya,” jelasnya.

Oleh karena itu, support program pembiayaan dinilai sangat penting karena dapat menumbuhkan pelaku usaha baru serta bisa meningkatkan daya saing UMKM agar mampu meningkat ke skala usaha yang lebih besar lagi.

“Kami tentu berharap dengan adanya program KUR ini dapat membuat UMKM bertransformasi dan naik kelas menjadi usaha menengah sampai usaha besar,” pungkas Arief.

Sementara itu, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Gede Edy Prasetya yang juga hadir menjelaskan, penyaluran KUR di Provinsi Jawa Timur sejak Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 telah mencapai Rp39,9 triliun dan telah disalurkan kepada 777.659 debitur.

"Angka ini terbesar kedua secara nasional,” ucapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Adapun porsi terbesar penyaluran KUR di Jawa Timur selama 2023 berada di sektor perdagangan (42,09 persen), pertanian (34,47 persen), dan jasa-jasa (13,86 persen).

"Bank Jatim menjadi penyalur KUR terbesar keempat di Jawa Timur dengan total penyaluran sebesar Rp2,76 triliun kepada 21.842 debitur,” ungkapnya.

"Untuk tahun 2024, total plafon penyaluran KUR Bank Jatim berada di angka Rp3,75 triliun. Rinciannya, KUR konvensional Rp3,4 triliun dan KUR Syariah Rp306 miliar,”paparnya.

Selain dihadiri oleh Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Gede Edy Prasetya, juga dihadiri Direktur Kelembagaan dan Pelayanan PT Jamkrindo (Persero) Abdul Bari, Pemimpin Wilayah 4 Jatim PT Askrindo (Persero) I Gede Putra Wijaya, Pjs. Vice President Kredit Mikro Bank Jatim Teguh Sunyoto, Pjs. Vice President Kredit Ritel dan Menengah Bank Jatim Firman Iswahyudi M, serta Para Pemimpin Cabang Bank Jatim. 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.