Kamis, 18 Jun 2026 20:39 WIB

Warga Lamongan Resahkan Tower BTS 31 Tahun, Pak Yes Janji Beri Solusi

Bupati Lamongan, Pak Yes saat meninjau tower BTS berusia 31 tahun yang dikeluhkan warga. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Pak Yes saat meninjau tower BTS berusia 31 tahun yang dikeluhkan warga. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keluhan warga lingkungan Bandung, Keluragan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan soal tower BTS akhirnya direspons Bupati Yuhronur Efendi.

Bupati Yes meninjau langsung kondisi tower Base Transceiver Station (BTS) yang sebelumnya dikeluhkan karena menimbulkan berbagai kerugian dan ancaman keselamatan bagi warga sekitar.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kehadiran Pak Yes disambut baik oleh warga yang sejak lama berharap agar tower yang berusia 31 tahun itu dirobohkan atau direlokasi dari kawasan padat penduduk.

"Saya sudah mendengar seluruh keluhan-keluhan warga terkait dengan tower dan dampak lain seperti sakit, khawatir roboh dan sebagainya," ungkap Bupati Yes saat meninjau lokasi tower BTS, Kamis (16/5/2024).

Bupati mengaku bakal membawa seluruh aspirasi masyarakat dan segera memberi solisi terkait permasalahan warga.

"Kami sudah ketemu dengan PT EMA selaku pengelola dan terkait masalah ini PT EMA bersedia melakukan audit independen dan hasilnya akan dilaporkan ke saya dan kita akan carikan solusi sebaik mungkin," katanya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Berkaitan dengan keberadaan tower BTS, Pak Yes menyebut akan mengambil langkah sebijak mungkin tentu yang bisa diterima oleh warga dan pengelola.

"Tower ini menyangkut kepentingan nasional, kalau tower ini mati tentu seluruh Jawa-Bali juga ikut terdampak maka harus mengambil solusi terbaik sehingga tidak menggangu keberlangsungan fungsi tower," ujarnya.

Sementara itu, Rudi Hartono, perwakilan warga lingkungan Bandung bersikukuh untuk tetap meminta ketegasan dari pihak terkait agar dilakukan relokasi tower BTS.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

"Kami sangat senang, bupati bisa hadir dan berjanji memfasilitasi antara kami dan PT EMA. Tuntutan kami masih sama yakni relokasi tower BTS," tutur Rudi.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.