Jumat, 19 Jun 2026 10:58 WIB

DKPP Kota Mojokerto Tingkatkan Pengawasan Hewan Kurban, Ini Pesan Pj Wali Kota

  • Penulis :
  • | Rabu, 15 Mei 2024 09:11 WIB
Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro. (dok.jatimnow.com)
Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro. (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang Hari Raya Idul Adha 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto akan meningkatkan pengawasan kesehatan terhadap hewan kurban.

“Untuk pengawasan lalu lintas hewan sudah ada aturan yang jelas. Ketika hewan masuk ke Kota Mojokerto harus ada ijin pemasukan, surat keterangan kesehatan hewan, begitupun hewan keluar,” ungkap Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro, Selasa (14/5/2024).

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Meski Kota Mojokerto telah tercatat Zero Reported Case PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) atau tidak ada lagi hewan ternak yang mengidap PMK, sejak tahun 2022 namun vaksinasi PMK berkelanjutan tetap dilakukan.

Selain itu, pengawasan juga akan dilakukan secara langsung terhadap lapak penjual hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

“Pada H-7 Idul Adha, apabila lapak-lapak penjual hewan kurban sudah mulai berdiri, kami akan keliling lakukan pengecekan kesehatan hewan kurbannya. Sebagai upaya preventif vaksinasi PMK berkelanjutan tetap kita lakukan, sembari kita lakukan edukasi ke peternak lokal terkait kesehatan hewan,” bebernya.

Meski wabah PMK di Jawa Timur juga telah terkendali, orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini tetap meminta seluruh panitia kurban dan takmir masjid di Kota Mojokerto tetap hati-hati dalam memilih hewan kurban.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Untuk hewan kurban yang didatangkan dari luar pun harus dilengkapi surat kesehatan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.