Kamis, 11 Jun 2026 10:28 WIB

DCS Pabrik Gula di Kota Kediri Ditera Ulang Jelang Buka Giling

  • Penulis :
  • | Selasa, 14 Mei 2024 15:00 WIB
Tera ulang pabrik gula. (Foto: Humas Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Tera ulang pabrik gula. (Foto: Humas Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri melakukan pengawasan Alat Ukur, Takar, Timbangan, dan Perlengkapannya (UTTP) kepeda pabrik gula di Kota Kediri.

Penghitungan ulang timbangan di PG Pesantren dan PG Mrican ini menurut Kepala Disperdagin Kota Kediri, Wahyu Kusuma Negara dilakukan sebelum buka giling dengan tujuan agar lebih banyak petani tebu yang mengirimkan hasil panennya ke PG di seluruh Indonesia, bukan dikirim ke pihak swasta.

Baca Juga: Pemkot Kediri Tera Ulang 14 SPBU, Cek Takaran hingga Kualitas BBM

Menurut Undang-Undang Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal, setiap alat timbang, alat ukur dan alat takar yang digunakan untuk berniaga wajib ditera ulang setiap tahun. Tera ulang dilakukan untuk mencegah terjadinya selisih takaran dalam bertransaksi.

Dalam kaitannya dengan pabrik gula, tera ulang sangat diperlukan untuk menentukan produk akhir meliputi penentuan isi, berat, atau panjang produk gula yang sudah jadi. Dalam menentukan kwanta gula pasir yang dihasilkan oleh pabrik tersebut haruslah menggunakan UTTP yang sudah ditera dan/atau ditera ulang.

Adapun UTTP yang dilakukan tera ulang yakni Digital Crane Sistem (DCS). Wahyu menjelaskan DCS merupakan peralatan timbangan tebu yang terhubung dengan komputer secara otomatis sebelum memasuki stasiun gilingan.

Baca Juga: Timbangan Pedagang Pasar dan Toko Emas di Kota Kediri Ditera Ulang

Dirinya mengemukakan bahwa hasil tera ulang pada PG di Kota Kediri seluruh DCS berfungsi dengan baik dan sesuai dengan standar tera nasional.

“Alhamdulillah setelah kami lakukan tera ulang semuanya berjalan dengan baik, tidak ada kecurangan. Jadi kami sampaikan kepada petani tebu agar tidak perlu khawatir mengirimkan hasil panen tebu ke pabrik gula di Kota Kediri,” ujarnya, Selasa (14/5/2024).

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Cek SPBU, Antisipasi Penyelewengan BBM saat Lebaran

Dengan dilaksanakannya kegiatan yang melibatkan empat petugas dari Bidang Kemetrologian Disperdagin Kota Kediri tersebut, Wahyu berharap agar seluruh hasil pertanian tebu bisa dikirim ke semua PG dan menambah kepercayaan masyarakat.

“Lahan pertanian tebu di Kota Kediri sangat luas jumlahnya, semoga dengan dilaksanakannya tera ini dapat menambah kepercayaan petani tebu sehingga tidak sangsi lagi dalam mengirimkan tebu ke PG,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.