Kamis, 11 Jun 2026 13:07 WIB

Ipong Muchlissoni Tanggapi Hasil Survei Pilkada 2024 di Ponorogo

Mantan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni beberapa waktu lalu (Foto: Instagram Ipong Muchlissoni for jatimnow.com)
Mantan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni beberapa waktu lalu (Foto: Instagram Ipong Muchlissoni for jatimnow.com)

jatimnow.com - 2 lembaga survei, Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) dan Indonesia Political Survey and Consulting (Indopol Survey), baru-baru ini merilis hasil survei terkait Pilkada 2024 di Ponorogo.

Hasil survei tersebut menempatkan incumbent Sugiri Sancoko di posisi teratas dalam pertarungan head to head dengan penantangnya, mantan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni.

Baca Juga: Survei ARCI: Pemilih Golkar Surabaya-Sidoarjo Apresiasi Putusan MKD Adies Kadir

Menurut hasil survei dari ARCI, elektabilitas Sugiri masih berada di angka 59,3 persen, sementara Ipong Muchlissoni hanya mencapai 19,4 persen, dan sisanya 21,2 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Sedangkan survei dari Indopol menunjukkan Sugiri Sancoko dengan angka elektabilitas 65,85 persen, sedangkan Ipong Muchlissoni hanya mencapai 6,3 persen, dengan 27,85 persen tidak menjawab.

Dalam menghadapi hasil survei tersebut, Ipong Muchlissoni menolak untuk memberikan banyak komentar.

"Ndak ada komentar" ungkap Ipong saat ditanya oleh wartawan, Minggu (12/5/2024).

Ipong menyatakan bahwa ia tidak berada dalam posisi percaya atau tidak percaya terhadap hasil survei tersebut, melainkan menganggapnya sebagai peringatan.

Baca Juga: KPU dan PFI Surabaya Resmikan Pameran Foto dan Karikatur Pilkada Serentak 2024

Ketua DPD Partai NasDem Ponorogo ini menganggap rendahnya hasil survei sebagai hal yang wajar. Ia mengatakan bahwa masyarakat Ponorogo belum mengetahui apakah dirinya akan maju dalam Pilkada 2024 atau tidak.

“karena saya belum melakukan aktivitas pemenangan, seperti berkeliling dari desa ke desa atau memasang gambar dirinya sebagai calon bupati,” bebernya.

Ipong sendiri mencontohkan pengalaman pada Pilkada sebelumnya untuk menggambarkan bahwa hasil survei tidak selalu mencerminkan hasil yang sebenarnya.

Dia menyebut bahwa pada Pilkada 2020, sebagai incumbent, hasil surveinya menunjukkan elektabilitas 68 persen, sementara Sugiri Sancoko hanya 5 persen, tetapi hasil akhirnya justru berbeda.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

Begitu juga pada Pilkada 2015, hasil surveinya sangat rendah, namun akhirnya Ipong berhasil menang.

“2015 itu bahkan hasil survei saya hanya 0,6 persen. 1 persen aja tidak ada. Saya menjadi pemenang juga,” paparnya.

Ipong Muchlissoni saat ini fokus untuk berkomunikasi dengan partai politik dan tokoh masyarakat, sebelum turun langsung ke masyarakat. Dia ingin memahami alasan di balik dukungan dari mereka sebelum mengambil langkah selanjutnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.