Minggu, 21 Jun 2026 07:55 WIB

Motif Wanita Pelaku Penganiayaan Pria Asal Demak di Hotel Bojonegoro

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amarullah (Foto : Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amarullah (Foto : Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Motif di balik penganiayaan yang dilakukan wanita berinisial NID alias W (36) asal Kabupaten Demak Jawa Tengah yang menganiaya rekannya Alfian Sandi Hernanda (21) di kamar Hotel Bojonegoro terkuak.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amarullah mengungkapkan pelaku nekat melakukan aksi sadisnya itu lantaran terdesak ekonomi dan tertekan lantaran ditagih komisi penjualan tanah oleh korban.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

“Hasil keterangan dari pelaku, secara gelap mata pelaku melakukan perbuatan itu, dan bukan masalah asmara,” ungkap Fahmi, pada Kamis (9/5/2024).

Kasus penganiayaan ini, lanjut Fahmi, bermula saat pelaku bersama kedua anaknya meminta korban yang bekerja sebagai sopir rental mobil untuk diantar ke beberapa tempat sejak tanggal 25 April 2024.

Kemudian pada tanggal 5 Mei 2024 yang lalu, pelaku kembali mengajak korban untuk ke Bojonegoro dengan dalih bermaksud menemui seseorang yang hendak membeli tanah miliknya.

Setibanya di Bojonegoro, pelaku dan korban menginap di Hotel Lotus RedDoorz yang berada di Jalan Dewi Sartika Kelurahan Karangpacar Kecamatan Kota Bojonegoro dengan memesan 2 kamar.

"Dari penjualan tanah itu korban dijanjikan akan diberi komisi Rp50 juta," ungkap.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Selama 3 hari di Bojonegoro, korban sempat menaruh curiga lantaran korban hanya mendekam di kamar hotel bersama anaknya. Korban juga menanyakan perihal komisi yang dijanjikan oleh pelaku.

Selain, itu pelaku juga diketahui sempat meminjam uang korban untuk kebutuhan anaknya.

Kemudian, pada tanggal 8 Mei 2024, pelaku mengelabui korban dengan memanggilnya untuk datang ke kamar dengan bujukan akan diberi kejutan atau surprise. Setibanya di kamar, pelaku kemudian meminta korban untuk duduk di kursi dan menurut saat ditutup matanya. Saat itulah korban diserang oleh pelaku menggunakan golok (parang).

“Korban kemudian lari keluar kamar dan mencari pertolongan kepada warga setempat. Korban selanjutnya diantar ke Puskesmas Kota Bojonegoro,” bebernya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Setelah melakukan aksi penganiayaan itu, lanjut Fahmi, pelaku kemudian berusaha melarikan diri bersama kedua anaknya yang berusia 8 tahun tersebut. Dan sempat meminta pertolongan kepada warga setempat, dengan dalih ia baru saja bertengkar dengan suaminya, agar mendapatkan iba dari warga.

Setelah itu, pelaku mencari jasa ojek online mobil, dan meminta untuk diantarkan ke Purwodadi, Jateng, dengan biaya sekitar Rp1,3 juta.

"Pelaku berhasil dilacak berada dan diamankan di daerah Purwodadi, Grobogan," sambungnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.