Rabu, 17 Jun 2026 13:34 WIB

Jenazah Wanita Ditemukan di Bawah Jembatan Kademangan Blitar

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Warga di sekitar jembatan Kademangan, Kabupaten Blitar di kagetkan dengan temuan sesosok jenazah di pinggir aliran sungai. Tidak ditemukan kartu identitas pada jenazah berjenis kelamin wanita ini.

Jenazah tersebut lalu dibawa ke Puskesmas setempat. Dari hasil identifikasi diketahui identitas jenazah ini adalah EU (45), warga Kelurahan Kademanangan. Diduga kuat korban nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Kapolsek Lodoyo Barat Iptu Dwi Purwanto mengatakan jenazah ini ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WIB.

"Iya tadi sekitar pukul 5.30 WIB ada warga yang datang ke kantor dan melaporkan adanya orang meninggal di bawah jembatan Kademangan. Kemudian kita mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan inafis Polres Blitar," ujarnya, Kamis (9/5/2024).

Setelah dilakukan penelusuran antara kepolisian dan perangkat desa, diketahui jika korban adalah EU (45). Pihak keluarga mendatangi Puskesmas untuk memastikan identitas tersebut. Dari hasil keterangan mereka mengatakan EU sempat hilang selama beberapa hari.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Korban sering cek cok dan bertengkar dengan suaminya selama ini. Bahkan korban juga pernah melakukan upaya bunuh diri sebanyak dua kali.

"Dari pengakuan keluarganya tadi sudah dua kali mencoba bunuh diri. Katanya sering bertengkar dan cekcok dengan suaminya. Terus korban memilih untuk mengakhiri hidup. Katanya keluarga korban ini juga sering terlihat linglung," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan korban diduga meninggal karena bunuh diri, melompat dari jembatan Kademangan dengan tinggi antara 15-20 meter. Tidak ditemukan luka mencurigakan pada tubuh korban. Hanya ada luka di bagian kepala yang diduga akibat benturan dengan batu di sungai. Jenazah korban sendiri kini sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Tidak ada luka yang mencurigakan dari korban. Di kepalanya ada luka diduga akibat benturan dengan batu yang ada di sungai. Jembatan ini khan tingginya 15 sampai 20 meter, ya karena terbentur," pungkasnya.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.