Minggu, 14 Jun 2026 20:39 WIB

Panen Raya di Ponorogo, Transformasi Lahan Kering jadi Sumber Padi Berkah

Sugiri Sancoko dalam panen raya di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Sugiri Sancoko dalam panen raya di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com -  Petani di Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, merayakan keberhasilan panen raya. Dulu, lahan kering yang ditumbuhi tebu kini telah bertransformasi menjadi lahan sawah yang mampu menghasilkan panen padi 3 sampai 4 kali dalam setahun.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan), Supriyanto, mengungkapkan bahwa lahan sawah seluas 60 hektar di Desa Pondok sekarang mampu menghasilkan 3-4 ton gabah kering per hektar. 

Baca Juga: Anggota DPR RI Anggia Ermarini Apresiasi Hasil Panen Beras di Tulungagung

“Hal ini menandai perubahan signifikan dari masa lalu ketika tanaman tebu menjadi mata pencaharian utama,” ungkapnya, Rabu (8/5/2024),

Dia menjelasjan bahwa transformasi ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk adanya listrik dan sumur dalam yang mengoptimalkan proses pertanian. 

Bupati Sugiri Sancoko menegaskan bahwa investasi ini memungkinkan pertanian di daerah tersebut untuk berkembang pesat.

Sementara itu, Kang Giri menyebutkan bahwa total 11 ribu hektar lahan telah dipanen pada bulan April, menghasilkan sekitar 77 ribu ton gabah kering. 

Baca Juga: Hadiri Panen Raya, Plt Bupati Tulungagung Ajak Petani Lakukan Hal Ini

“Pada bulan Mei, diperkirakan 2.000 hektar lahan akan menghasilkan panen. Tinggal dikalikan saja. Per hektarnya menghasiljan 7 ton gabah kering panen,” tegasnya.

Ponorogo, dengan potensi 12 ribu hektar lahan sawah yang dapat dipanen hingga 4 kali setahun, menjadi lumbung pangan di Jawa Timur. 

Hal ini memicu upaya percepatan tanam dan perluasan areal tanam yang terus ditingkatkan.

Baca Juga: Marinir Panen 17 Ton Padi di Sidoarjo, Perkuat Pangan TNI AL

Atekan Kepala BSIP, yang mewakili Dirjen Tanaman Pangan DR. Suwandi, memberikan apresiasi atas keberhasilan panen raya ini, menyebutkan bahwa Ponorogo memainkan peran penting dalam ketahanan pangan regional.

Danrem 081 Dhirotsaha Jaya Madiun Kolonel Inf. Sugiyono, juga memberikan dukungan penuh terhadap sektor pertanian, memerintahkan babinsa untuk turun langsung ke sawah pada bulan Mei, Juni, dan Juli untuk memastikan kelancaran proses pertanian serta menanggulangi setiap kendala yang muncul.

Dengan hasil panen yang melimpah dan komitmen untuk terus meningkatkan produksi, Desa Pondok dan Ponorogo secara keseluruhan menunjukkan potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan regional.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.