Minggu, 14 Jun 2026 21:26 WIB

Demo Pro Palestina, UMLA Lamongan Bakar Bendera Israel dan Liburkan Perkuliahan

Mahasiswa dan dosen UMLA menggelar aksi pro Palestina dengan membakar bendera Israel. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Mahasiswa dan dosen UMLA menggelar aksi pro Palestina dengan membakar bendera Israel. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar aksi solidaritas Palestina. Aksi ini diikuti seluruh civitas akademik UMLA.

Seluruh elemen kampus dilibatkan dalam aksi ini, mulai dosen, mahasiswa, staf hingga jajaran pimpinan, seperti pihak rektorat maupun dekanat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Dalam aksi ini, UMLA membakar bendera Israel sambil menyanyikan lagu kesedihan Palestina yang kerap diperdengarkan berjudul Atuna Tufuli sebagai bentuk dukungan.

"Aksi dukungan terhadap Palestina untuk terus semangat untuk memberi kemerdekaan kepada mereka," ujar Koordinator Aksi, Eko Handoyo, Selasa (7/4/2024).

Sebagai bentuk tuntutan, UMLA ingin menyampaikan pesan bahwa forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi salah satu jalan pembebasan Palestina.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

"Kita menginstruksikan kepada PBB untuk bersikap tegas untuk menjatuhkan sanksi ke Israel terhadap serangannya ke Palestina," beber Eko.

Terdapat sekitar 300 peserta aksi yang melakukan orasi di depan Kampus. Aksi dilanjutkan dengan membakar bendera Israel di depan gerbang kampus.

Eko menyebutkan bahwa seluruh aktifitas perkuliahan diberhentikan sementara selama 3 jam dan difokuskan aksi solidaritas.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Untuk pembelajaran dari jam 10 sampai jam 12 dinonaktifkan dan hari ini kita fokuskan disini untuk menyuarakan kebebasan Palestina," bebernya.



Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.