Sabtu, 20 Jun 2026 12:11 WIB

Gus Muhdlor Mangkir Lagi, Ratusan Warga Sidoarjo Demo Segel Pendopo

Aksi demo protes warga dengan menggalang dana untuk Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali atau yang biasa dipanggil Gus Muhdlor di Pendopo Delta Wibawa. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Aksi demo protes warga dengan menggalang dana untuk Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali atau yang biasa dipanggil Gus Muhdlor di Pendopo Delta Wibawa. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Ratusan warga Sidoarjo turun ke jalan lakukan aksi demo protes dengan menggalang dana untuk Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali atau yang biasa dipanggil Gus Muhdlor di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Senin (6/5/2024).

Aksi ini digelar sebagai bentuk kekecewaan masyarakat atas sikap Gus Muhdlor yang dua kali mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Jika Muhdlor tidak mampu membeli tiket ke Jakarta, akan kami antar ke sana," ucap salah satu pendemo saat orasi dalam aksi, Senin (6/5/2024).

Selain penggalangan dana, massa dari berbagai elemen masyarakat Sidoarjo ini juga melakukan penyegelan terhadap pendopo Bupati Sidoarjo. Mereka beranggapan bahwa pendopo tersebut adalah milik rakyat dan tidak boleh dimasuki oleh tersangka korupsi.

Sementara, Ketua Umum Java Corruption Watch, Sigit Imam Basuki, mengatakan akan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK terhadap Gus Muhdlor dengan baik. Ia dan pihaknya juga akan melakukan aksi hingga KPK menjemput paksa Muhdlor.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK

"Massa akan terus melakukan aksi yang lebih besar, hingga permasalahan ini sampai tuntas. Kami juga meminta untuk melakukan pengembangan," ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah melakukan pemanggilan kepada Mudhlor. Namun, yang bersangkutan sudah dua kali tidak hadir memenuhi panggilan KPK, yakni pada 19 April 2024 dan 3 Mei 2024 dengan alasan sakit dan tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif, KPK Periksa 9 Saksi di Polda Jatim

Muhdlor ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus pemotongan insentif BPPD dari para ASN sekitar Rp 2,7 miliar dengan besaran potongan yaitu 10% sampai 30% sesuai besaran insentif yang diterima.

Selain Bupati Sidoarjo, KPK juga telah menetapkan Siska Wati dan Kepala BPPD Sidoarjo Ari Suryono (AS) sebagai tersangka.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.