Jumat, 12 Jun 2026 15:14 WIB

Mengenal Tahta Mataram Sidoarjo, Bukan Bela Diri Biasa

Tahta Mataram cabang Sidoarjo saat melakukan kegiatan di Betro Sedati. (Foto: Nugroho for jatimnow.com)
Tahta Mataram cabang Sidoarjo saat melakukan kegiatan di Betro Sedati. (Foto: Nugroho for jatimnow.com)

jatimnow.com - Berbagai macam jenis beladiri tumbuh dan berkembang di Indonesia. Salah satunya adalah Tahta Mataram di Betro Sedati Sidoarjo. Bela diri ini tidak hanya berfokus pada bela diri, namun juga pada pelatihan pernafasan dan penyembuhan.

"Tahta Mataram adalah lembaga beladiri pernafasan dan penyembuhan yang sah berbadan hukum," kata pelatih Tahta Mataram cabang Sidoarjo, Nugroho Devied Aditya (33), Jumat (3/5/2024).
.
Diterangkan, Tahta Mataram adalah lembaga beladiri pernafasan tenaga dalam dan penyembuhan. Di dalamnya terdapat metode latihan yang efektif, mudah dipahami dan dipraktikkan langsung tanpa mantra atau puasa serta dikupas secara gamblang.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

"Sehingga tidak akan terjebak dalam kemusyrikan, syirik dan aliran sesat kepercayaan," tegas Nugroho.

Ada beberapa metode yang digunakan, antara lain metode pengolahan jasmani rohani, metode pengolahan pernafasan dan konsentrasi, pengolahan tenaga dalam yang bersumber dari pribadi, pengolahan kebatinan dan pemahaman.

Devied menyampaikan manfaat berlatih jurus Tahta Mataram dapat untuk penggalian kekuatan terpendam untuk menguasai ilmu tenaga dalam, kebatinan dan indera keenam yang murni dibangkitkan dari pribadi dan bukan karena pengisian kekuatan lain, maupun karena bantuan roh, setan, makhluk halus dan lainnya.

"Manfaat lainnya menumbuhkan kekuatan beladiri fisik secara reflek. Bisa juga untuk tolak balak agar terhindar dari serangan dan ancaman gaib, membersihkan aura negatif dan menumbuhkan aura positif. Juga meningkatkan kepekaan panca indera dan membangkitkan kekuatan indera keenam guna mendeteksi sifat/kejiwaan manusia dan kejadian-kejadian alam semesta yang kasat mata menjadi ilmiah dan logika," tambah Devied, pelatih bermori hitam ini.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Ia melanjutkan bahwa lembaga Tahta Mataram juga sebgai ilmu beladiri pernafasan tenaga dalam, spiritual, kesehatan dan penyembuhan berbagai macam penyakit yang juga mendidik mental generasi muda akan kecintaan terhadap seni budaya, bangsa dan negara dengan tidak membedakan suku budaya dan agama berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Lembaga Tahta Mataram ini didirikan oleh Bapak R. Lindu Aji yang telah berpengalaman dalam sistem metodologi berbagai macam seni bela diri pernafasan tenaga dalam dan spiritual serta telah mendirikan 9 lembaga atau perguruan di Indonesia. Pada tanggal 20 juli 2010 jabatan Ketua Umum diserahkan kepada Surya Nagapati yang juga turut serta berperan dalam pendiriannya," ujarnya.

Di metode pelatihan Tahta Mataram adalah dengan menggabungan atau memadukan antara ilmu konsentrasi, olah fikir, nafas, olah gerak dengan dasar keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Tidak hanya itu, namun juga memberikan pemahaman ilmu kasat mata secara ilmiah dan logika, oleh karena itu Lembaga Tahta Mataram berkembang sangat pesat karena memiliki metode pelatihan yang mudah dipahami, mudah dilakasanakan dan diterapkan langsung dalam kehidupan," imbuhnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Tahta Mataram juga ada pengobatan spritual. Dengan berlatih jurus Tahta Mataram nantinya akan dapat menguasai ilmu pengobatan berbagai penyakit fisik dan gaib.

Pengobatannya dengan teknik terapi energi, teknik bekam, teknik gurah teknik pijat refleksi, teknik totok saraf, teknik hipnoterapi verbal, maupun nonverbal atau mesmerism.

"Teknik-teknik ini dapat digunakan untuk menyalurkan kekuatan tenaga dalam atau energi positif, membuang energi negatif, memindahkan penyakit pada hewan sehingga anda dapat mengobati orang lain atau pasien langsung maupun jarak jauh," ujarnya

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.