Kamis, 11 Jun 2026 18:40 WIB

Keren, Mahasiswa ITS Ciptakan Sepeda Terapi untuk Pengidap Lumpuh Otak

Elly mahasiswa Despro ITS saat mempraktekkan sepeda terapi di kampusnya.
Elly mahasiswa Despro ITS saat mempraktekkan sepeda terapi di kampusnya.

jatimnow.com — Mahasiswi Departemen Desain Produk Industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menciptakan sepeda terapi yang berguna untuk membantu pergerakan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Sepeda yang merupakan tugas akhir (TA) ini ditujukan bagi anak usia 6-12 tahun pengidap Cerebral Palsy (CP) atau Lumpuh otak. Penyakit ini merupakan suatu kondisi terganggunya fungsi otak dan jaringan sarag yang mengendalikan gerakan, laju belajar, pendengaran, penglihatan dan kemampuan berpikir.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ide karya TA ini didasari oleh adanya angka penderita CP di Surabaya yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kebutuhan khusus yang lain.

Produk sepeda ini pun didesain sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan pasien. Sepeda ini juga dilengkapi oleh komponen-komponen penunjang.

Elly Fitriana Soedjito, menjelaskan konsep sepeda ini dilengkapi komponen yang dapat disesuaikan ukurannya terhadap pertumbuhan anak. Ia sengaja mendesain seperti itu untuk memudahkan penggunaannya, yaitu anak-anak yang sedang dalam proses pertumbuhan.

“Dilengkapi pula dengan handle di belakang sepeda, jadi komponen itu mempermudah interaksi dengan orang tua. Dengan begitu, orang tua dapat mengendalikan sepeda dari belakang dengan cara mendorong,” tutur Elly kepada wartawan saat ditemui dikampusnya, Kamis (13/9/2018).

Perempuan yang juga sebagai Asisten Laboratorium Human Centered Design Departemen Despro ITS ini mengatakan pada dasarnya, sepeda yang didesainnya itu sebagai alat terapi yang menyenangkan bagi anak-anak penderita CP.

"Dengan sepeda ini anak-anak penderita CP dapat melakukan terapi pergerakan pada kakinya sekaligus dapat belajar terkait lingkungan sosial, dengan cara interaksi mengemudikan sepeda bersama dengan orang tua,” kata Elly.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Gadis berkacamata ini pun mengaku terinspirasi dari TA seniornya yang pernah membuat kursi roda dan orthosis untuk anak-anak pengidap CP. Selain itu, ia juga merasa prihatin terhadap anak-anak penderita CP sejak lahir dan perlu terapi lebih dini.

"Saat survey saya mendapati jumlah penderita CP yang relatif tinggi dibanding kebutuhan khusus lainnya di Surabaya. Terbukti dengan adanya yayasan khusus penderita CP di Surabaya, yaitu Yayasan Peduli Cerebral Palsy (YPCP)," paparnya.

Elly berharap sepeda terapi karyanya ini dapat diproduksi dan digunakan dengan tepat sasaran untuk anak anak CP. Karena beberapa terapis yang ia temui bercerita bahwa sejauh ini belum ada yang benar-benar memproduksi sepeda untuk CP di Indonesia.

"Saya harap bisa dikembangkan di Indonesia, di luar negeri sudah ada, tapi harganya mahal dan harus mengimpor," pungkasnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.