Minggu, 14 Jun 2026 18:25 WIB

Bocah 7 Tahun di Sampang Bertunangan, Viral Beredar di Medsos

Bocah perempuan berusia 7 tahun menjalani prosesi pertunangan di Sampang. (Foto:  tangkapan layar media sosia video viral di media sosial)
Bocah perempuan berusia 7 tahun menjalani prosesi pertunangan di Sampang. (Foto: tangkapan layar media sosia video viral di media sosial)

jatimnow.com - Anak berusia 7 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar menjalani prosesi pertunangan. Hal ini terjadi di Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Acara pertunangan itu juga viral di media sosial. Dalam video, terlihat bocah berpakaian hijau nampak didandani dan berdiri di depan barang seserahan lamaran. Tak hanya itu, di video lain juga nampak bocah tersebut berkeliling bersalaman dengan tamu.

Baca Juga: Ribuan Massa dari 20 Desa di Sampang Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Pilkades Diadakan

Diketahui, bocah perempuan tersebut dijodohkan oleh orangtuanya dengan bocah sebayanya. Bocah laki-laki yang menjadi tunangan anak tersebut juga masih duduk di bangku sekolah dasar.

Menurut ayah mempelai perempuan, Zahri mengatakan acara pertunangan anaknya merupakan nazar dirinya bersama kerabatnya saat bertemu di Makkah 8 tahun lalu.

Saat bertemu calon besannya itu, isterinya sedang hamil besar. Begitupun dengan calon besannya tersebut juga tengah mengandung. Nazar itu ia sampaikan agar hubungan kekerabatan keduanya terus berlanjut.

"Delapan tahun lalu, kami bernazar untuk menjodohkan anak kami saat itu nazar kami ucapkan saat di Makkah," ujarnya, Kamis (25/4/2024).

Baca Juga: 3 Bocah SD Diduga Curi Motor di 4 Lokasi Kabupaten Gresik

Setelah isteri Zahri melahirkan, anak perempuan itu dititipkan ke adik isterinya. Ia dan isterinya kembali ke Makkah untuk bekerja sebagai TKI.

Nazar tersebut juga terus di pegang teguh oleh besannya. Selama 8 tahun, besannya selalu mengirimkan barang dan memberikan hadiah untuk anak perempuan Zahri.

"Anak saya itu sudah dianggap menantu. Jadi untuk meresmikan hal itu maka acara ini digelar," imbuhnya.

Baca Juga: Warga Sampang Temukan Bayi Perempuan Dibuang di Lahan Persawahan

Ia mengaku, perjodohan anaknya dengan anak kerabatnya itu sempat menimbulkan perdebatan di internal keluarga besarnya. Terlebih bagi adik ipar yang merawat anaknya itu.

"Memang sempat ada pertentangan, namun niat baik dari keluarga besan harus kita sambut baik karena untuk menjaga tali silaturahmi agar terus terjalin," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.