Rabu, 17 Jun 2026 13:33 WIB

5 Fakta Ayah Tega Aniaya Bayi Berusia 6 Hari di Surabaya

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Seorang ayah berinisial R (29) warga Surabaya digelandang polisi lantaran tega melakukan penganiayaan terhadap buah hatinya yang baru berusia 6 hari.

Bagaimana kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sadis ini bisa terjadi? Berikut 5 fakta yang dihimpun oleh jatimnow.com:

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

1. Bayi Ditempeleng

Berdasarkan rekaman video terlihat bayi mungil tersebut mengalami memar di bagian pipi kanan dan kiri. Aksi penganiayaan bayi tersebut terjadi pada Kamis (18/4/2024) malam. Korban ditempeleng oleh sang ayah yang gelap mata lantaran rewel.

Melihat anaknya dipukul sang ayah, istrinya kemudian menyelamatkan sang buah hati dengan menggendongnya. Namun, bukannya sadar R justru melampiaskan kekesalannya pada sang istri N dengan melakukan pemukulan dan membenturkannya ditembok.

Kepala Dinas DP3A PPKB, Ida Widayati mengungkapkan, kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan orang tua bayi (ibunya berinisial N) didampingi keluarga ke Kantor Kecamatan Kenjeran dan diteruskan ke DP3A PPKB.

"Korban mengalami memar-memar, tidak sampai dirawat, hasil visum medis tidak ada retak atau apa, tapi memar," ujarnya.

2. Ayah Tidak Mengakui Bayinya

Ida Widayati mengungkapkan bahwa kasus KDRT yang menimpa bayi berusia 6 hari itu bermula, ketika istrinya N hamil. Sementara sang suami R tidak mengakui bahwa bayi yang dikandung istrinya tersebut. R menuduh kehamilan istrinya itu hasil hubungan gelap dengan pria lain.

"Sekarang kondisi korban sudah membaik, dan didampingi psikolog profesional. Ibunya juga didampingi agar tidak syok," ungkapnya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

3. Pecandu Narkoba

Selain persoalan itu, Ida menyebut bahwa bahwa berdasarkan keterangan dari keluarga, ayah sadis itu (R) diketahui kerap mengonsumsi sabu yang membuat emosi pelaku tidak terkontrol yang ditambah dengan permasalahan ekonomi keluarga.

"Jadi diketahui suaminya itu mengonsumsi sabu, dan sering tidak terkontrol emosinya. Ekonomi (keluarga) tidak mencukupi, dengan kondisi begitu sering di-KDRT istri dan anaknya," bebernya.

4. Punya 4 Anak

Menurut Ida, selama pernikahan R kerap melakukan kekerasan terhadap istrinya dan anak-anaknya, bahkan kepada anaknya yang masih balita. Sementara diketahui N dikarunia 4 anak, dua anak dari suami sebelumya dan dua anak dari R.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Sebelumnya N telah bercerai dengan suami pertamanya. Kemudian menikah siri R.

"Jadi, R ini suami kedua N, dan mereka nikah siri," sambungnya.

5. Ditangani Polda Jatim

Usai korban membuat laporan polisi, pelaku langsung diamankan. Kasus penganiayaan tersebut kini tengah ditangani Polda Jatim. Sementara, Polda Jatim masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Pelaku sudah ditangkap, setelah dilakukan visum dan membuat laporan pada Kamis (18/4/2024) lalu," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.