Sabtu, 20 Jun 2026 20:13 WIB

Kejahatan Pasca Lebaran di Malang jadi Perhatian usai Operasi Ketupat 2024

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 18 Apr 2024 14:17 WIB
Kabag Ops Polresta Malang Kota, AKP Sutomo. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Kabag Ops Polresta Malang Kota, AKP Sutomo. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Operasi Ketupat Semeru 2024 yang digelar selama 13 hari berakhir pada Selasa (16/4/2024) pukul 24.00 WIB. Salah satu hasilnya menunjukkan adanya penurunan angka pelanggaran lalu lintas yang signifikan. 

Total ada 526 pelanggar selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2024, baik yang ditindak melalui E-TLE maupun teguran presisi. 

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

"Sedangkan pada Operasi Ketupat Semeru 2023, jumlah pelanggar lalin mencapai 1.250 pelanggar. Sehingga, ini ada penurunan sebanyak 137 persen," kata Kabag Ops Polresta Malang Kota, AKP Sutomo pada Kamis (18/4/2024). 

Sementara itu, untuk angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama Operasi Ketupat Semeru 2024, tercatat hanya ada 6 kejadian. Hal ini berbanding terbalik dengan Operasi Ketupat Semeru 2023, yang mencapai angka 15 kejadian.

Dikatakannya, Operasi Ketupat Semeru 2024 bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Sekaligus, mengamankan rangkaian kegiatan Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah.

Menurutnya, warga Kota Malang turut aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. 

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Di sisi lain, Polresta Malang Kota telah menyiapkan langkah pengamanan untuk meminimalisasi adanya tindak kejahatan pasca Lebaran 2024, yakni dengan menerapkan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kegiatan tersebut akan melakukan patroli di lokasi-lokasi rawan kejahatan, seperti kawasan permukiman, pertokoan, maupun jalan raya. 

"Selama satu minggu ke depan ini,  kami terapkan KRYD dengan menggandeng unsur-unsur seperti dari Pemkot Malang," jelasnya. 

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

Dengan KRYD tersebut, diharapkan dapat menekan gangguan kamtibmas yang terjadi pasca Lebaran 2024. 

"KRYD ini kami gelar dan kami tingkatkan, menyesuaikan dengan jam rawan kejahatan. Sehingga diharapkan, terjadi adanya penurunan gangguan kamtibmas di wilayah Kota Malang," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.