Minggu, 21 Jun 2026 00:58 WIB

Gus Muhdlor jadi Tersangka Korupsi KPK, Bumi Shalawat Sidoarjo Menutup Diri

  • Penulis :
  • | Selasa, 16 Apr 2024 12:53 WIB
Suasana pesantren Bumi Shalawat di Jalan Kyai Dasuki, Lebo, Kecamatan Sidoarjo (Foto: Haikal/jatimnow.com)
Suasana pesantren Bumi Shalawat di Jalan Kyai Dasuki, Lebo, Kecamatan Sidoarjo (Foto: Haikal/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (16/4/2024).

Gus Muhdlor merupakan putra keenam pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat KH Agoes Ali Masyhuri atau Gus Ali. Dia menjadi satu dari tiga tersangka kasus korupsi pemotongan dan penerimaa insentif di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Usai ditetapkan menjadi tersangka, Gus Ali memilih untuk menutup diri. Kepada jatimnow.com salah satu security di pesantren mengaku, dari pihaknya tak ingin berkomentar mengenai kasus yang menjerat salah satu tokoh Bumi Shalawat tersebut.

Ia juga diminta tidak mengizinkan siapapun masuk di area pesantren. Pantauan dilokasi sejak pukul 10.30 WIB hingga 11.30 WIB, sama sekali tak ada aktivitas di area pesantren Bumi Shalawat.

"Tidak bisa (masuk) karena masih libur," kata salah seorang penjaga gerbang di bagian depan pesantren, Selasa (16/4/2024).

Sementara Muhdlor, saat ditemui di Pendopo Delta Wibowo Sidoarjo usai Halal Bihalal dengan OPD mengaku pihaknya hanya bisa pasrah dan menerima konsekuensi hukum dari lembaga anti rasuah.

"Proses ini kami hormati karena ini negara hukum banyak jalan yang akan ditempuh kami mohon doanya," kata Muhdlor.

Ia juga telah menyerahkan kasus yang disangkakan padanya ini kepada ahli hukum tentang potesi praperadilan yang akan dilakukan.

"Mungkin bisa dikomunikasikan lagi bersama tim pengacara kami," tandasnya.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK

Selain itu, secara terbuka, Muhdlor juga memohon doa kepada warga Sidoarjo untuk bisa menghadapi jerat kasus yang ia terima.

Analisa Penetapan Tersangka

Diketahui, Muhdlor telah menjalani pemeriksaan pada pertengahan Februari 2024 kemarin. Saat itu Muhdlor diperiksa sebagai saksi dari perkara dua tersangka yakni  Kasubag Umum dan Kepegawaian BPPD Pemkab Sidoarjo Siska Wati (SW) dan Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo Ari Suryono (AS).

Perkara dugaan korupsi di Sidoarjo ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada 25 dan 26 Januari 2024 lalu terhadap dugaan kasus pemotongan dan penerimaan insentif pajak sebesar 10 hingga 30 persen yang diperuntukkan untuk kepentingan Bupati dan Kepala BPPD.

Dalam operasi senyap itu tim KPK mengamankan 11 orang. Kemudian, dalam rilis pengumuman tersangka SW, Senin (29/1/2024) KPK menyebut telah mengamankan uang tunai Rp69,9 juta dari dugaan pemotongan dan penerimaan uang sejumlah sekitar Rp2,7 miliar di tahun 2023.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif, KPK Periksa 9 Saksi di Polda Jatim

Sebelumnya, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri juga mengatakan peran Muhdlor hingga akhirnya berujung pada penetapan tersangka setelah sebelumnya di periksa sebagai saksi.

Berdasarkan analisa dan keterangan benerapa pihak yang diperksa, kata Ali, Muhdlor diduga kuat ikut menikmati (setoran) aliran dana pemotongan uang di lingkungan BPPD Sidoarjo.

"Annalisa dari keterangan para pihak yang diperiksa sebagai saksi termasuk keterangan para tersangka dan juga alat bukti lainnya. Tim penyidik kemudian menemukan peran dan keterlibatan pihak lain yang turut serta dalam terjadinya dugaan korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang di lingkungan BPPD Pemkab Sidoarjo," kata Ali Fikri.

Reporter: Haikal

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.