Minggu, 21 Jun 2026 20:25 WIB

Heboh Ibu dan Anak Hilang Saat Kirab Pusaka, Ini Kata Polisi

Foto Sumarni (kiri tidak berhijab) yang diupload oleh akun Pradita Endha di grup Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP).
Foto Sumarni (kiri tidak berhijab) yang diupload oleh akun Pradita Endha di grup Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP).

jatimnow.com - Jagat media sosial (medsos) Ponorogo kembali geger. Kali ini, seorang ibu dan anak dikabarkan menghilang setelah menonton pertunjukan kirab pusaka, Senin (10/9/2018) sore lalu.

Berita kehilangan itu diupload Pradita Endha di grup Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP). Isi postingan itu sebagai berikut:

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

DOLOR...MOHON BANTUANYA
Info orang hilang :
Seorang ibu dan anak asli Kalimantan dan belum hafal daerah Ponorogo kemarin lihat kirap pusaka di kota Ponorogo sampai saat ini belum pulang. Beliau nikah dan ikut suaminya, Kauman Sumoroto. Jika ada yang lihat tolong hubungi KTP tersebut. Ibu yang hilang yang tidak berjilbab dan anak yang masih kecil itu.

Kiriman tersebut mendapat 279 komentar dari warganet, 831 disukai dan 5 kali dibagikan.

Akun Sandra Fardilla Murwahyuni lantas berkomentar sebagai berikut:

Byuh mesakne men (Aduh kasihan sekali).

Sedangkan akun Andriko Poetrane Pak Mun berkomentar:

Mugo ndang ketemu. Opo ndang balik lorr. Nk trae jodohmu yo balik (Semoga cepat ketemu. Apa cepat kembali. Kalau memang jodoh cepat kembali).

Sementara itu, Kapolsek Sumoroto Kompol Edy Susanto menjelaskan, informasi tersebut ada yang salah. "Ada yang salah itu," katanya.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Ia mengatakan, ibu yang belakangan diketahui bernama Sumarni yang beralamat di Desa/Kecamatan Kauman memang sempat menghilang sesaat setelah acara kirab pusaka, Senin (10/9/2018) lalu.

"Tapi bukan menghilang karena tidak tahu jalan. Tapi sengaja pergi dari rumahnya," terang Kompol Edy.

Ia mengatakan, Sumarni yang berasal dari Kalimantan itu sebenarnya sudah pamit kepada suaminya bernama Alif Widodo. Alasannya, Sumarni ingin bekerja dan tidak betah menjadi ibu rumah tangga.

"Suaminya tidak mengijinkan. Mungkin karena ada kesempatan untuk pergi, Sumarni pergi. Dengan membawa anaknya yang masih balita," ujarnya.

Edy menambahkan, kemungkinan besar Sumarni itu kembali ke Kalimantan karena dia memang asli Kalimantan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kemungkinan kembali ke Kalimantan. Ke keluarganya yang ada di Kalimantan. Ini masih terus kami komunikasikan," pungkasnya.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.