Jumat, 19 Jun 2026 20:47 WIB

492 Pasangan di Bojonegoro Nikah di Malam 9 Ramadan, Apa Istimewanya?

Plt Kasubag TU Kemenag Bojonegoro Zainal Arifin. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Plt Kasubag TU Kemenag Bojonegoro Zainal Arifin. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 429 pasangan calon pengantin di Kabupaten Bojonegoro akan melangsungkan pernikahan pada malam sembilan bulan Ramadan atau tepatnya pada Senin (8/4/2024) mendatang. 

Banyaknya pasangan calon pengantin yang memilih malam tersebut karena diyakini sebagai hari yang baik untuk melangsungkan pernikahan. 

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Plt Kasubag TU Kemenag Bojonegoro Zainal Arifin mengatakan dari data yang ada terdapat sebanyak 492 calon pengantin yang tersebar di 26 kecamatan yang akan melangsungkan pernikahan pada hari yang sama yakni pada malam 9 Ramadan. 

"Dari total 28 Kecamatan di Bojonegoro, Ada dua kecamatan yang kosong atau tidak ada pendaftaran atau pencatatan nikah pada malam 9 ramadhan yakni kecamatan Margomulyo dan Sekar," ujar Zainal, Rabu (3/4/2024) 

Sementara dari 26 kecamatan tersebut lanjut Zainal, calon pasangan pengantin yang paling banyak akan melangsungkan pernikahan pada malam 9 berasal dari Kecamatan Sumberejo, Kanor, Kepohbaru dan Baureno. 

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Fenomena pernikahan malam 9 Ramadan, menurut Zainal merupakan perwujudan kentalnya budaya dan tradisi yang masih masih melekat di masyarakat Bojonegoro. 

"Sebagaimana tradisi di Bojonegoro atau di Jawa pada umumnya. Pada saat melaksanakan kegiatan dibulan ramadhan ini dianggap bulan baik, terutama di akhir-akhir bulan ramadhan diyakini akan membawa keberkahan tersendiri. Termasuk juga bagi pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan," jelasnya. 

"Harapannya karena menikah di bulan baik dan hari baik para calon pengantin ini berharap pernikahannya mendapatkan berkah, sakinah mawaddah wa rahmah dan selalu bahagia," tambahnya. 

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Begitu banyaknya pasangan calon pangantin yang akan melangsungkan pernikahan pada malam 9 tentu membuat petugas pencatatan nikah atau penghulu di KUA setempat menjadi kualahan. 

Untuk itu, Kemenag Bojonegoro menghimbau kepada petugas di lapangan agar tetap menjaga kesehatan, dan mengatur jadwal dengan baik. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.