Rabu, 17 Jun 2026 02:38 WIB

Satreskoba Polres Bojonegoro Tes Urine Supir dan Kru Bus Jelang Lebaran

Petugas gabungan Polres Bojonegoro saat cek kesehatan supir dan kru bus di terminal Rajekwesi. (Foto: Humas Polres Bojonegoro)
Petugas gabungan Polres Bojonegoro saat cek kesehatan supir dan kru bus di terminal Rajekwesi. (Foto: Humas Polres Bojonegoro)

jatimnow.com - Satreskoba Polres Bojonegoro bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara menggelar tes kesehatan dan tes urine bagi supir dan kru bus di Terminal Rajekwesi, Rabu (3/4/2024).

Hal ini dilakukan untuk memastikan para supir dan kru bus dalam kondisi sehat dan tidak dalam pengaruh obat-obatan terlarang, sehingga tidak membahayakan para penumpang angkutan umum tersebut.

Baca Juga: Polres Bojonegoro Bongkar Praktik Pengoplosan LPG Melon ke Nonsubsidi

Kasat Resnarkoba, AKP Eko Suwanto, mengatakan pemeriksaan urine digelar dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2024 dan merupakan bentuk pelayanan kepada penumpang jelang Lebaran.

Menurutnya pemeriksaan ini dimaksudkan untuk memastikan para supir dan kru bus dalam kondisi sehat dan tidak mengonsumsi obat terlarang. Sehingga tidak membahayakan keselamatan para penumpang.

"Tes urine ini merupakan program rutin menjelang Lebaran untuk memastikan agar pengemudi bus memang layak untuk membawa kendaraannya, jika memang ada penyalagunaan narkoba akan diproses lebih lanjut,” ujar Eko.

Baca Juga: Polda Jatim Mulai Obok-obok Tempat Hiburan Surabaya

“Tes urine ini sebagai antisipasi bagi para sopir, karena mereka bertanggung jawab atas keselamatan penumpang terlebih mungkin waktu kerja mereka bertambah, dikhawatirkan mereka menyalahgunakan narkotika dan obat-obatan terlarang. Kami tidak ingin penumpang mejadi korban dari sopir yang menyalahgunakan narkoba,” imbuhnya.

Sementara itu, dari tes tersebut didapatkan hasil tak satupun terdeteksi positif mengonsumsi narkotika atau obat-obatan lainnya.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

“Jangan sampai para sopir maupun kru bus mendekati narkoba, apalagi sampai memakai atau mengonsumsi. Hal tersebut sangat membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun para penumpang bus,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.