Senin, 15 Jun 2026 18:27 WIB

89,25 Persen Jalanan di Jatim Berstatus Mantap, Siap Dilalui Pemudik

Ilustrasi jalan raya Lamongan usai di tambal (dok.jatimnow.com)
Ilustrasi jalan raya Lamongan usai di tambal (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Jawa Timur (Jatim) memprediksi, sepanjang 1.421 kilometer (km) jalan Provinsi Jawa Timur akan menjadi jalur mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2024. Namun, jalan tersebut belum sepenuhnya dalam kondisi baik.

Kepala DPUBM Edy Tambeng Widjaja mengatakan, dari laporan yang ia terima bahwa sepanjang 89,25 persen jalan yang akan dipakai untuk lalu lintas mudik berstatus mantap. Persentase ini, menandakan jalur cukup layak dilewati para pemudik.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

Sementara sisanya, Edy menyebut bahwa bukan mengalami kerusakan parah. Hanya bergelombang dan beberapa berlubang kecil.

"Sebagian kami perbaiki tahun ini,” ujarnya di Surabaya, Senin (1/4/2024).

Edy menambahkan, pada tahun ini DPUBM mendapat anggaran untuk pembangunan dan perawatan jalan sebanyak Rp40 miliar. Dana tersebut dipakai untuk perbaikan jalan di sejumlah lokasi.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Saat ini, sambung Edy, pihaknya terus melakukan pengecekan. Tujuannya, agar jalan provinsi di Jatim yang akan dilintasi pemudik benar-benar layak dan mantap. Kemantapan jalan ini akan berpengaruh pada kelancaran mudik.

Masyarakat atau calon pemudik pun dipersilakan untuk melaporkan ke DPUBM apabila mengetahui jalanan provinsi yang rusak. Nantinya, laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan cara dicek kemudian dilakukan perbaikan.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Perbaikan Jalan di Tulungagung Dikebut Pengerjaanya

"Kami sudah menyiapkan call center dan menyiagakan alat berat selama 24 jam,” katanya.

Dia juga mengapresiasi jika ada masyarakat yang melapor soal jalan rusak. Itu akan memudahkan petugas dalam penanganan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.