Minggu, 21 Jun 2026 13:06 WIB

Pemkab Tulungagung Tunggu Instruksi Pusat soal Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

Mobil dinas plat merah milik Pemkab Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Mobil dinas plat merah milik Pemkab Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Tulungagung masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat terkait aturan penggunaan mobil dinas untuk mudik maupun liburan selama libur Lebaran 2024 mendatang. Pihaknya sambil mengkaji aturan serupa di pemkab tahun lalu.

Beberapa daerah diketahui telah mengeluarkan aturan tegas dan melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik maupun liburan.

Baca Juga: 3 Koper Diamankan KPK Dari Penggeledahan Kantor Pemkab Tulungagung

“Kita lihat dulu kebijakan pemkab tahun lalu seperti apa, sekalian menunggu instruksi, biasanya instruksi yang ada itu dari KPK," ujar Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, Kamis (28/3/2024).

Heru mengakui, sudah ada daerah lain yang dengan tegas melarang ASN menggunakan motor maupun mobil dinas plat merah untuk mudik dan liburan, namun pihaknya memilih untuk menunggu aturan yang ada.

Baca Juga: Ahmad Baharudin Jadi Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Ditangkap KPK

“Ya memang ada daerah lain yang sudah menerapkan, ya tidak apa-apa silakan, kita tunggu aturannya dulu," tuturnya.

Ketika nantinya ditetapkan kendaraan dinas tak boleh digunakan untuk mudik dan libur lebaran demi kepentingan pribadi, maka pihaknya juga akan memerintahkan agar kendaraan tersebut ditinggalkan di kantor dinas. Hal ini mengingat kantor dinas sudah memiliki fasilitas berupa garasi dan tempat parkir.

Baca Juga: 127 Jabatan Kepsek di Tulungagung Kosong, Bupati Pastikan Pengisian Tanpa Calo

“Kalau nantinya dilarang dipakai mudik ya sudah semuanya, dipakai liburan juga Ndak bisa, diparkir di kantor saja kan ada garasinya," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.