Minggu, 21 Jun 2026 04:22 WIB

Sejumlah Sekolah di Bangkalan Resah dengan Ulah Oknum Media dan LSM

Sekretaris PGRI Kabupaten Bangkalan, Suraji. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Sekretaris PGRI Kabupaten Bangkalan, Suraji. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Oknum media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meresahkan sejumlah sekolah di Bangkalan. Mereka diduga melakukan pemerasan berkedok pemberitaan negatif. 

Hal itu diungkap oleh Sekretaris PGRI Kabupaten Bangkalan, Suraji. Ia mengatakan mendapatkan sebanyak 8 laporan dari sekolah atas ulah oknum pelaku media dan LSM. 

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Dari awal puasa hingga saat ini ada 8 laporan yang masuk ke kami dan sekolah ini resah dengan oknum yang mengatasnamakan media dan juga LSM," ujarnya, Rabu (27/3/2024).

Ia mengatakan, rata-rata laporan yang ia terima berupa adanya pemberitaan negatif yang dipublikasi tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu pada sekolah. Tak hanya itu, beberapa oknum lain mendatangi sekolah dan membuat resah pihak guru. 

"Saya tidak mengatakan ada atau tidak (pemerasan), tetapi berdasarkan laporan yang masuk ke kami, banyak guru dan kepala sekolah resah," tambahnya. 

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Oknum media dan LSM ini diduga datang saat jam-jam istirahat sekitar pukul 12.00. Mereka lalu mempublikasi berita tentang sekolah yang tutup di jam tersebut tanpa melalukan konfirmasi pada pihak sekolah. 

"Itu jam istirahat, guru dan kepala sekolah bisa jadi sedang pergi keluar untuk shalat. Marilah kita saling membangun pendidikan ini secara baik," imbuhnya. 

Baca Juga: Lebaran 2026, Bongkar Muat di Priok Tetap Stabil

Diduga, para oknum tersebut sengaja menulis pemberitaan negatif dengan harapan mendapatkan uang dari pihak sekolah. Aksi para oknum ini juga terjadi setiap tahun menjelang lebaran. 

Berdasarkan penelusuran di lapangan, oknum media dan LSM ini datang secara bergerombol dan mengintimidasi pihak sekolah dengan maksud menakut-nakuti pihak sekolah dan mereka berpura-pura akan melindungi sekolah dengan tidak menulis berita negatif. Sebagai gantinya, pihak sekolah harus memberikan sejumlah uang agar para oknum itu tak menuliskan pemberitaan negatif. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.