Senin, 15 Jun 2026 08:13 WIB

Demam Berdarah di Tulungagung Meningkat, 6 Meninggal Dunia

Petugas melakukan fogging di lokasi temuan kasus DBD. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas melakukan fogging di lokasi temuan kasus DBD. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka kasus demam berdarah di Kabupaten Tulungagung terus mengalami peningkatan. Sejak Januari lalu, 6 pasien meninggal dunia. Dari jumlah tersebut 5 pasien diantaranya anak-anak.

Meskipun terjadi lonjakan namun Dinas Kesehatan setempat belum menetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengatakan, kasus DBD di Tulungagung mengalami peningkatan pada bulan ini. Padahal diprediksi puncak kasus DBD akan terjadi pada bulan depan.

"Februari lalu kasus DBD di Tulungagung tercatat ada 57 kasus. Dan mengalami kenaikan pada bulan ini," ujarnya, Selasa (26/3/2024).

Desi menjelaskan, pada 1 hingga 18 Maret lalu, Dinkes Tulungagung mencatat ada 123 kasus DBD. Hal ini menunjukan kasus DBD di Tulungagung meningkat dua kali lipat. Sejak bulan Januari lalu, terdapat 6 pasien yang meninggal dunia.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

"Sampai pertengahan Maret ini jumlah korban meninggal ada lima anak-anak dan satu orang dewasa," paparnya.

Kasus meninggalnya pasien DBD ini terjadi dalam kurun waktu yang berbeda. Dimana Januari terdapat dua pasien meninggal, Februari terdapat 3 pasien meninggal dan Maret 2024 ada satu korban meninggal.

Baca Juga: Antisipasi Peningkatan DBD di Musim Hujan, Pemkot Kediri Gelar Rakor Lintas Sektor

Meski kasus DBD di Tulungagung mencapai ratusan, Dinkes Tulungagung belum mengkategorkan sebagai kasus luar biasa.

"Untuk dikategorikan sebagai kasus luar biasa, maka lonjakan kasus harus meningkat tiga kali lipat dibanding temuan sebelumnya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.