Kamis, 18 Jun 2026 13:24 WIB

Dishub Siapkan Skema Antisipasi Kemacetan di Pusat Perbelanjaan Kota Malang

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 25 Mar 2024 15:55 WIB
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra usai menghadiri Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra usai menghadiri Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Beberapa titik kawasan pusat perbelanjaan di Kota Malang diprediksi akan dipadati pengunjung sejak H-2 minggu Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra usai menghadiri Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Senin (25/3/2024). 

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Pusat perbelanjaan yang dimaksud diantaranya yakni Pasar Besar, Trend Shop, Ramayana dan Mall Olympic Garden (MOG). Untuk di kawasan Pasar Besar, Dishub akan memberikan arahan kepada juru parkir untuk tidak seenaknya memasukkan dan mengeluarkan kendaraan sehingga menghambat arus lalu lintas.

Sedangkan, di kawasan Ramayana akan direkomendasikan kepada pihak pusat perbelanjaan untuk membuka halaman dasar sebagai lahan parkir. Hal ini mengantisipasi kebutuhan lahan parkir apabila tidak tertampung di tepi Jalan MGR Sugiyopranoto. 

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

"Untuk kawasan MOG kami akan menghimbau kepada pihak mall jangan sampai membiarkan mobil itu diam (saat antri memasuki parkir di dalam mall). Apabila antrean kendaraan melebihi kapasitas parkir MOG maka ada pengalihan arus dengan menutup Jalan Tenes (depan Stadion Gajayana)," kata Widjaja, Senin (25/3/2024). 

Dishub juga akan melakukan patroli rutin bersama Satpol PP dan Polresta Malang Kota di ketiga kawasan pusat perbelanjaan tersebut dan Trend Shop. Apabila nantinya terjadi kemacetan maka pihaknya segera mengambil tindakan untuk mengurai kondisi jalan yang ada. 

Baca Juga: Lebaran 2026, Bongkar Muat di Priok Tetap Stabil

Selain itu, Polresta Malang Kota juga akan mendirikan pos pengamanan dan pelayanan. Pendirian pos tersebut salah satunya untuk memantau kondisi arus lalu lintas dan melayani pengguna jalan yang membutuhkan. 

"Untuk mengantisipasi kejadian kecelakaan, dari Polresta Malang Kota akan mendirikan pos pengamanan, dan pos pelayanan dengan ditempatkan personel yang siaga antisipasi kepadatan arus lalu lintas, dan juga sangat dimungkinkan di beberapa titik dilakukan rekayasa lalu lintas melihat sesuai kondisi," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.