Selasa, 16 Jun 2026 14:26 WIB

Viral Video Nelayan Terombang-ambing di Laut, Ternyata Warga Lamongan

Tangkapan layar video nelayan terombang-ambing di lautan. (Foto : Rukun Nelayan Brondong for jatimnow.com)
Tangkapan layar video nelayan terombang-ambing di lautan. (Foto : Rukun Nelayan Brondong for jatimnow.com)

jatimnow.com - Belakangan ini muncul video evakuasi nelayan yang viral di media sosial. Rupanya, nelayan dalam video tersebut adalah warga Lamongan.

Video viral evakuasi nelayan Lamongan yang terombang-ambing di laut lepas tersebut diakui Ketua Rukun Nelayan Brondong Lamongan, Mugiyanto.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Menurutnya, kejadian evakuasi nelayan tersebut terjadi pada Minggu (24/3/2024) saat Kapal Motor (KM) Fatmah Jaya 3 mengalami gangguan, sehingga 6 anak buah kapal (ABK) terombang-ambing di tengah lautan.

Beruntungnya, mereka ditemukan oleh Kapal Penumpang MV. Indan Daya 12 yang saat itu tengah berlayar dari Jakarta ke Makasar.

Kronologisnya, saat rombongan nelayan tengah berlayar, setelah menempuh perjalanan 112 mil, ABK baru mengetahui adanya kebocoran di dalam kamar mesin. Melihat kejadian itu, ABK berusaha untuk menguras air yang masuk ke dalam kapal. Namun tidak berhasil karena debit air yang masuk ke dalam lambung kapal sangat deras.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kejadiannya, Sabtu (23/3/2024) kira- kira pukul 01.00 WIB dini hari, baru tahu kalau kapalnya bocor. Kemudian ABK sudah berusaha menguras kapal yang bocor itu selama 1 jam, tapi gak bisa," kata Mugiyanto, Senin (25/3/2024).

Para ABK kemudian memutuskan untuk menyelamatkan diri dengan membuat pelampung dari bahan yang tersedia di kapal seperti jerigen, kayu dan tali. Para ABK kemudian terapung di laut lepas selama berjam-jam.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Dalam kondisi gelap para nelayan hanya bergantung pada pelampung serta senter yang mereka bawa. Kemudian pagi harinya, sinyal cahaya berhasil dilihat oleh Kapal penumpang MV. Intan Daya 12," terangnya.

Saat ini, 6 nelayan itu sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Adapun 6 nelayan yang selamat itu yakni, Suripto (56), Kacung (60), Asis (46), Bambang (53), Suripto (45) dan Sabar (61) selaku nahkoda.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.