Rabu, 17 Jun 2026 22:21 WIB

IRT di Ponorogo Jual Kue Kering, Mendulang Cuan dari Dapur Sempit

Ines Wiliawati bersama kue kering produk andalannya. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Ines Wiliawati bersama kue kering produk andalannya. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Ponorogo, Ines Wiliawati, memulai bisnis kue keringnya berdasarkan hobi mengotak-atik resep.

Dari rumahnya di Kelurahan Jingglong, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Ines menghasilkan ratusan toples kue kering (kuker) yang dipesan oleh pelanggan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Meskipun dapurnya kecil, namun Ines mampu mengerjakan pesanan dengan telaten, dimulai dari subuh. Dia membuat berbagai jenis kue kering, termasuk nastar, sambil juga menjaga anaknya yang masih kecil.

"Ini adalah kisah perjalanan saya dari hobi memasak, terutama kue, hingga menjadi bisnis kuliner. Saya mulai menjual kue kering pada tahun 2022 setelah mendapatkan respons positif dari tetangga saat saya melakukan uji coba," ujar Ines, Senin (25/3/2024).

Sebelumnya, Ines hanya membuat kuker untuk konsumsi pribadi. Namun, pada tahun 2022, dia memutuskan untuk memasuki dunia bisnis kue kering dengan berbagai varian seperti kastengel, sagu keju, lidah kucing, dan lainnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Kue-kue kering yang saya jual memiliki berbagai macam varian dengan harga mulai dari Rp42 ribu hingga Rp62 ribu per toples. Saya menerima pesanan melalui media sosial atau langsung ke saya," tambahnya.

Dengan menggunakan media sosial sebagai platform pemasaran, Ines telah berhasil menjual ratusan toples kuker dan terus menerima pesanan baru untuk Lebaran mendatang.

 

Baca Juga: Bukan Nastar, Ternyata Camilan Ini Lebih Menggoda di Meja Lebaran Warga Surabaya

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.