Rabu, 17 Jun 2026 06:36 WIB

Pj Gubernur Jatim, Kepala BNPB dan Bupati Gresik Tinjau Korban Gempa di Bawean

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono saat meninjau korban gempa di Pulau Bawean. (Foto: Diskominfo Kabupaten Gresik)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono saat meninjau korban gempa di Pulau Bawean. (Foto: Diskominfo Kabupaten Gresik)

jatimnow.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto beserta rombongan ke lokasi bencana gempa di Bawean, Minggu (24/3/2024).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya terus mengidentifikasi. Hal ini dilakukan supaya penanganan darurat bencana gempa di Bawean teratasi dan berjalan dengan baik.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Pihaknya juga meminta kepada warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi maupun berita hoaks terkait tsunami dan lain lain.

"Saya minta kepada warga untuk tetap tenang, jangan terpancing berita hoax terkait tsunami atau gempa lain yang membuat warga tidak nyaman. Mudah-mudahan ini segera pulih agar warga dapat melakukan aktivitas seperti semula," tutur Bupati Yani.

Rombongan melihat langsung tempat terjadinya pasca bencana gempa berkekuatan magnitudo (M) 6.5 dengan kedalaman 10 Km tersebut. Perlu diketahui dampak bencana gempa mengakibatkan 2.972 rumah rusak ringan, 1.286 rumah rusak sedang dan 820 rumah rusak berat.

Selain itu, terdapat 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 rusak sedang dan 11 rusak berat. Selanjutnya 59 sekolah rusak ringan, 11 rusak sedang, 5 rusak berat, juga terdapat 1 pondok pesantren rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat, dan 1 rumah sakit mengalami rusak ringan. 

Gempa juga mengakibatkan 7 orang mengalami luka luka. Empat diantaranya dari Kecamatan Tambak dan tiga korban luka lainnya berasal dari Kecamatan Sangkapura Bawean.

Kepala BNPB Letjend TNI Suharyanto memastikan penanganan darurat gempa Bawean atau di Kabupaten Gresik berjalan dengan baik.

Baca Juga: Riset Laut Gili Noko, Sinyal Bahaya Mikroplastik untuk Bawean

"Dari tahap awal mulai dari pendataan hingga penanganan kita prioritaskan seluruh kebutuhan terpenuhi untuk korban gempa Bawean," ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, pemerintah ikut prihatin atas bencana gempa yang terjadi di Bawean. Untuk itu pemerintah akan mengganti kerusakan yang diakibatkan gempa sesuai kriteria, baik rusak ringan, sedang maupun rusak berat.

"Untuk rumah rusak berat akan mendapatkan ganti Rp60 juta, rusak sedang Rp30 juta dan rusak ringan Rp15 juta. Termasuk lembaga pendidikan ataupun fasilitas umum (Fasum) lainnya seperti masjid dan musala," terang Suharyanto.

Pihaknya juga menyampaikan kepada warga agar tidak cepat percaya oleh informasi hoax. Terutama gempa Cianjur yang diunggah melalui media sosial. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak terlalu panik yang berlebihan.

Baca Juga: Bupati Gresik Serahkan 3 Mobil CSR Bank Jatim untuk Ponpes dan GP Ansor Bawean

"Berdasarkan prediksi BMKG memang sampai saat ini gempa sudah ada 229 kali dan tidak berpotensi tsunami. Intensitas atau volume gempa semakin turun dan kecil. Mudah-mudahan ini segera berakhir agar warga dapat kembali aman dan tenang," harapnya.

Di tempat yang sama, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengatakan, pemerintah juga akan segera memenuhi kebutuhan dasar korban bencana gempa Bawean.

"Insya Allah hari ini kapal pengangkut kebutuhan korban gempa, mulai makanan siap saji, selimut, popok, tenda darurat, hingga dapur umum segera tiba di Bawean," ucapnya.

Menyusul kejadian tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi mulai 22 Maret hingga 11 April 2024.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.