Senin, 22 Jun 2026 17:57 WIB

Surabaya dan Lamongan Juga Diincar Spesialis Pembobol ATM 'Tusuk Gigi'

 Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro

jatimnow.com - Selain Gresik, komplotan spesialis pembobol ATM  dengan modus mengganjal kartu tidak bisa keluar dari mesin menggunakan tusuk gigi juga beraksi di Surabaya dan Lamongan.

"Keterangan pelaku yang sudah ditangkap baru dua bulan beroperasi di Surabaya, Lamongan dan Gresik," kata Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro kepada jatimnow.com, Selasa (11/9/2018).

Heriyansah (33), warga Lampung berhasil ditangkap meski telah berusaha kabur dari sergapan petugas, Kamis (6/9/2018). Bahkan pelaku yang memacu kendaraannya nyaris menabrak petugas. Tembakan peringatan terpaksa diletuskan. Kendaraan pelaku akhirnya menabrak warung.

Korban baru dari dialami seorang warga Cerme Indah, Gresik. As kehilangan isi tabungan di ATM BCA Rp4,9 Juta. Isi ATM dia dikuras pelaku pada Jumat (7/9).

"Uang suami saya langsung ditransfer 3 kali ke BNI," kata Yul, istri As kepada jatimnow.com, Selasa (11/9/2018).

Baca  Juga:

Baca Juga: Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Gresik Tanam 1.437 Bibit Mangrove

Ia menceritakan, suaminya pada Jumat sekitar pukul 13.00 Wib ke mesin ATM yang ada di toko moderen di Cerme.

"Di Indomaret Cerme. Awalnya mesin trouble, sebelumnya ada orang uteg-uteg mesin lama. Usai orang itu suamiku," ungkap Yul menceritakan kronologinya.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk waspada saat mengambil uang di mesin ATM. Pastikan tidak ada sesuatu yang mencurigakan. Rahasiakan PIN saat proses pengambilan uang.

Baca Juga: LPS Sebut Ada 19 Bank Bermasalah di Jawa Timur Tutup

Modus penggajalan ATM dengan  tusuk gigi ini dilakukan dengan cara menukar kartu asli korban dengan kartu palsu, kemudian memasukkan kartu palsu itu ke dalam mesin ATM. Tersangka juga mengintip password atau PIN korban.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

"Iya diganjal tusuk gigi. Pelaku sudah ada di lokasi menanti korban minta bantuan. Saat dibantu itu korban dimintai nomor PIN dan diberikan kartu palsu yang pura-pura diambil dari tempatnya," papar kapolres.

Korban menganggap kalau kartunya rusak. Sehingga pulang dengan membawa kartu palsu. Setelah korban pulang, tersangka sudah mendapatkan kartu ATM sekaligus passwordnya untuk menguras uang yang ada di rekening korban.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.