Selasa, 23 Jun 2026 21:08 WIB

LPS Sebut Ada 19 Bank Bermasalah di Jawa Timur Tutup

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 17 Jun 2026 17:15 WIB
Kepala Kantor Perwakilan LPS II di Surabaya, Bambang S. Hidayat. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kepala Kantor Perwakilan LPS II di Surabaya, Bambang S. Hidayat. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat sebanyak 154 bank di Indonesia telah ditutup hingga saat ini. Dari jumlah tersebut, 19 bank berada di Jawa Timur.

Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, Bambang S. Hidayat, mengatakan masih banyak masyarakat yang belum memahami tugas dan fungsi LPS sebagai bagian dari sistem pengamanan sektor perbankan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah, atas fasilitasi kegiatan sosialisasi tersebut.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

Menurut Bambang, peran LPS menjadi sangat penting ketika terjadi permasalahan pada sebuah bank.

“Jadi meskipun ada bank ditutup, uangnya tetap aman. Disitulah sebenarnya yang menjadi pesan utama kita,” ungkapnya dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi peran serta fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ia mengungkapkan, ratusan bank di Indonesia telah ditutup karena berbagai persoalan. Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang memiliki catatan bank tutup cukup banyak.

“Kami melihat 154 bank, yang ada di Jawa Timur 19 bank. Total dari 154 dan paling banyak di Jawa Barat,” sebutnya.

Bambang menjelaskan, hampir seluruh kasus pencabutan izin usaha bank atau penutupan bank disebabkan oleh persoalan tata kelola.

“Jadi ada juga karena fraud (kecurangan), mungkin pengurus. Ada juga terkait dengan nasabah juga, ada juga debitur,” ungkapnya.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

“Tapi hampir 100 persen, permasalahan yang terjadi karena tata kelola. Artinya permasalahan tidak terkait fundamental ekonomi keseluruhan, tapi terkait pengelolaan, tata kelola,” sambungnya.

Meski demikian, ia menilai persoalan tersebut menunjukkan masih adanya ruang perbaikan yang dapat dilakukan oleh manajemen perbankan. LPS, kata dia, juga terus mendorong penguatan sistem melalui berbagai program strategis yang dijalankan setiap tahun.

“Kita mencoba untuk membangun suatu IT yang dapat diandalkan di DPR. Jangan-jangan permasalahan terkait insfrastruktur yang lemah. Sebagai ilustrasi terakhir 3,9 Triliun, jadi dari 154 itu bank umum dan terbesar kemarin di Surabaya,” jelasnya.

Bambang juga mengungkapkan bahwa salah satu bank yang ditutup memiliki aset hingga Rp1,6 triliun dengan total simpanan mencapai Rp1,2 triliun. Proses pembayaran klaim simpanan nasabah masih terus berlangsung.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera

“Tapi masih kita identifikasi dan sebagian besar telah kita bayarkan dan masih berjalan proses pembayaran di tahap berikutnya,” tegasnya.

Selain itu, ia menyebut sejumlah lembaga keuangan lain juga berharap dapat menjadi peserta penjaminan LPS, seperti Badan Kredit Desa (BKD) hingga kemungkinan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Namun, hingga saat ini mandat LPS masih terbatas pada sektor perbankan dan asuransi.

“Ekpestasi masyarakat besar ke kami. Tapi mandat hari ini masih perbankan dan asuransi saja,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.