Rabu, 17 Jun 2026 03:07 WIB

Polisi Gali Keterangan Batita Anak Korban Perampokan Sadis di Gresik

Suasana rumah korban perampokam sadis di Gresik. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Suasana rumah korban perampokam sadis di Gresik. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penyelidikan kasus dugaan perampokan sadis yang menewaskan ibu muda di Desa Ima'an, Kecamatan Dukun, Gresik, terus didalami pihak kepolisian.

Terkini, polisi turut menggali keterangan anak dari pasangan Wardatun Toyyibah (29) dan Mahfud (45) yang berusi 2,5 tahun.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sang bayi saat itu diketahui tengah tidur bersama korban di kamarnya. Dia bahkan mengalami luka akibat perampokan tersebut.

Kanit Pidum Polres Gresik, Ipda Komang Andhika Haditya Prabu mengatakan, pemeriksaan anak korban ini melibatkan tim psikolog dan pendampingan anak.

"Iya betul, tadi kami memeriksa anak korban, memeriksa dengan didampingi oleh psikolog dan Dinas KBPPPA Gresik," katanya, Senin (18/3/2024).

Dalam pemeriksaan saksi anak korban, Komang menyatakan ada kendala yang dihadapi. Maklum saja, anak masih sangat belia dan tak memiliki pemahaman terkait persitiwa yang terjadi.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Anak bisa bicara namun belum begitu lancar, kesulitannya disana," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik, dr Titik Ernawati mengatakan, pihaknya mendampingi secara integratif holistik. Dia pun memfasilitasi dan terus mendampingi.

"Lalu kita dampingi psikologisnya melalui psikolog dan psikiater, jadi kami akan dampingi terus sampai anak ini bisa beradaptasi dan menyembuhkan dirinya sendiri dari trauma ini. Apabila nanti di persidangan juga harus dalam pendampingan kami," ungkapnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian pembunuhan dan dugaan perampokan terjadi di Desa Ima'an Kecamatan Dukun, pada Sabtu (16/3/2024) dini hari.

Korban suami istri diketahui bernama, Mahfud (45) dan Wardatul Toyibah (29). Keduanya merupakan agen BRI Link. Uang Rp150 juta milik korban hilang.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.