Senin, 22 Jun 2026 18:40 WIB

Akademisi Rekomendasikan Dusun Brau Kota Batu Ditanami Pepohonan, Ini Alasannya

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 18 Mar 2024 17:20 WIB
Salah satu warga RT 01 RW 10 Dusun Brau, Siti Kholifah menunjukkan keretakan bangunan rumahnya. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)
Salah satu warga RT 01 RW 10 Dusun Brau, Siti Kholifah menunjukkan keretakan bangunan rumahnya. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Akademisi Bidang Geoteknologi Politeknik Negeri Jakarta, Putra Agung menyampaikan, wilayah Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, harus dikembalikan seperti kondisi awal.

Pihak BPBD Kota Batu dan pihaknya telah melalukan kajian pada tahun 2022. Dia mengatakan, bahwa kondisi di wilayah tersebut dahulu terdapat pohon-pohon besar sebagai penghisap tekanan air yang besar.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Karena dulu kan di sini pohon-pohon besar, keseimbangan alam seperti itu, ketika ada tekanan yang besar, tekanan air pori akan dihisap lagi oleh tanamannya," kata Putra Agung, Senin (18/3/2024).

Sayangnya, wilayah tersebut menjadi pemukiman dan terdapat fasilitas umum, seperti bangunan sekolah, sehingga terjadi hilangnya keseimbangan alam.

"Seperti halnya kita pegang selang, terus dihambat, tekanannya jadi besar, itu terjadi di sana, tekanan yang besar ini menggerakkan lapisan atas," katanya.

Pihaknya merekomendasikan untuk daerah Dusun Brau dikembalikan fungsinya seperti semula dengan menanam tanaman yang dapat menekan tekanan air pori.

"Jadi hemat saya dikembalikan ke kondisi alamnya, jadi disini bisa menjadi sumur raksasa dibawah kita untuk air mineral, dan lainnya lebih bermanfaat. Seperti cemara, banyak jenisnya, seperti pinus, potensi wisata juga bisa, tapi kalau untuk fasilitas umum sangat membahayakan, jadi kalau sudah dikembalikan bisa normal lagi," jelasnya.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Sebagai informasi, sejumlah bangunan, 1 sekolah dan 10 rumah di Kota Batu, Jawa Timur mengalami keretakan yang disebabkan bencana tanah gerak. Potensi kejadian serupa masih dimungkinkan terjadi kembali.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (14/3/2024). Lokasinya, berada di RT 01 RW 10, Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Penyebab kejadian dikarenakan intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan terjadinya gerakan tanah.

Beberapa lahan persawahan mengalami retak, SD SMPN Satu Atap mengalami beberapa keretakan, 10 rumah mengalami tembok atau retak kisaran 10 sampai 18 sentimeter, jalan aspal mengalami ambles sekitar 20 hingga 30 sentimeter.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Salah satu warga, Siti Kholifah (32) menyampaikan, bahwa rumahnya terjadi keretakan hampir setiap tahun. Saat ini, keretakan tanah dapat dilihat di ruang dapur dan ruang makan rumahnya.

Dia merasa sudah tidak khawatir terhadap bencana yang lebih besar bisa saja menimpanya, karena sudah merasa terbiasa.

"Retaknya sedikit demi sedikit, setiap tahun kurang lebih 1-1,5 sentimeter. Enggak ada bunyi, tahu-tahu retak lebar, tidak terasa. Dibenerin pernah tapi tetap aja seperti itu," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.