Minggu, 21 Jun 2026 23:52 WIB

4 Fakta Perampokan yang Tewaskan Ibu Muda di Gresik, TKP Rusak

Korban tiba di rumah duka setelah visum. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Korban tiba di rumah duka setelah visum. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus dugaan perampokan yang menewaskan Wardatul Toyibah (29), ibu muda asal Desa Ima'an, Kecamatan Dukun, Gresik, menyimpan sejumlah fakta menarik.

Kumpulan fakta tersebut, mulai dari latar belakang hingga pengakuan sang suami, Mahfud (45) yang mengira korban bunuh diri.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Berikut 4 fakta perampokan yang tewaskan ibu muda di Gresik:

1. Keluarga Pengusaha

Korban Wardatul Toyibah dan suaminya Mahfud dikenal sebagai pengusaha, di rumahnya terdapat usaha konter dan perlengkapan telepon genggam. Korban juga merupakan agen BRIlink. 

Dalam kematian ibu muda tersebut, diduga pelaku juga menggasak Rp150 juta dari laci almari tempat korban menyimpan harta benda.

2. Suami Anggap Bunuh Diri

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Saat pertama kali ditemukan, sang suami beranggapan bahwa sang istri melakukan aksi bunuh diri. Entah apa yang mendasari anggapan tersebut.

Namun, anehnya saat kejadian sang suami mengaku tak mengetahui secara pasti apa yang sedang menimpa istrinya, bahkan suami tertidur pulas sampai lupa sahur. Suami korban juga mengaku kehilangan ponsel.

3. Pelaku Lukai Bayi KorbanSelain, korban Wardatul Toyibah (29), insiden dugaan perampokan ini juga melukai seorang bayi 2,5 tahun yang merupakan anak dari korban. 

Kondisi bayi saat ini masih dirawat intensi dan mendapat penanganan khusus, Polisi juga mencoba menggali bukti dari keadaan bayi.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

4. TKP Rusak

Jalanya penyelidikan oleh Satreskrim Polres Gresik sejauh ini menemui sejumlah kendala. Saat petugas datang ke lokasi keadaan TKP rusak, sudah banyak yang berubah.

Salah satunya juga mayat korban yang sudah dipindah dari kamar tempat kejadian perkara dan sudah dibersihkan oleh warga bersama pihak keluarga.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.