Jumat, 19 Jun 2026 09:35 WIB

Pemkot Mojokerto Tetapkan Musrenbang Tematik dengan Prioritas 3 Hal Ini

  • Penulis :
  • | Jumat, 15 Mar 2024 08:44 WIB
Musrenbang Tematik Kota Mojokerto. (Foto: Kominfo Pemkot Mojokerto for jatimnow.com)
Musrenbang Tematik Kota Mojokerto. (Foto: Kominfo Pemkot Mojokerto for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menekankan pentingnya pembangunan disertai dengan keterlibatan semua kelompok masyarakat, termasuk anak, perempuan dan disabilitas. Hal ini tertuang dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik.

Sekretaris Daerah Pemkot Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya, mengatakan Musrenbang Tematik sebagai wujud perencanaan pembangunan dengan pendekatan pembangunan inklusif.

Baca Juga: Wabup Djoko Datangi DPRD Jember usai Libur Lebaran, Bahas 4 Hal Ini

"Harus ada keterlibatan semua orang dengan perbedaaan berbagai latar belakang, karakteristik, kemampuan, serta kondisi setiap individu, dalam perencanaan pembangunan," ucapnya, saat membuka Musrenbang Tematik di Kantor Bappeda Litbang Kota Mojokerto, Kamis (14/3/2024), mewakili Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro.

Ia juga menambahkan, keterlibatan anak, perempuan dan disabilitas berarti dalam pembangunan tahun 2025 di Kota Mojokerto ini menjadi hal yang prioritas.

“Musrenbang tematik tidak hanya sebatas memenuhi regulasi tetapi dapat melahirkan sebuah strategi, kebijakan dan program yang konkret dalam rangka membangun anak, perempuan dan disabilitas,” terangnya.

Baca Juga: Banyuwangi Fokus Penguatan Ekonomi Masyarakat Tahun 2026

Ia juga menegaskan bahwa regulasi terkait anak, perempuan dan disabilitas harus dipahami oleh setiap perangkat daerah, baik itu OPD pengampu maupun OPD terkait.

“Setiap perangkat daerah harus tahu apa hak-haknya, baru kita menyusun kebijakan dan programnya, kalau tidak tahu apa haknya kita tidak bisa memperjuangkan program dan kegiatannya,” tegas Gaguk.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Litbang Kota Mojokerto, Agung Moeljono menjelaskan bahwa Musrenbang tematik melibatkan tidak hanya perangkat daerah tetapi juga forum anak, anggota organisasi wanita serta komunitas penyandang disabilitas.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

“Musrenbang Tematik bermaksud untuk mengidentifikasi kebutuhan dan aspirasi pembangunan dari kelompok anak, perempuan dan penyandang disabilitas, untuk mewujudkan pembangunan yang ramah terhadap anak, perempuan dan penyandang disabilitas,” pungkasnya.

Musrenbang Tematik merupakan rangkaian dari perencaan pembangunan di Kota Mojokerto. Usulan dalam forum ini akan disatukan dengan program-program pembangunan dan disinergikan dalam Musrenbang RKPD tingkat kota.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.