Kamis, 18 Jun 2026 02:26 WIB

GP Ansor Surabaya Pastikan Kader Lolos di Pileg: Perlu Adanya Rumah Toleransi

  • Penulis :
  • | Rabu, 13 Mar 2024 09:15 WIB
Pelepasan bantuan untuk korban erupsi Gunung Semeru (Dokumentasi PC GP Ansor Surabaya for jatimnow.com)
Pelepasan bantuan untuk korban erupsi Gunung Semeru (Dokumentasi PC GP Ansor Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemilu 2024 ini banyak wajah baru dan usia muda yang lolos melenggang menjadi Anggota DPRD Kota Surabaya periode 2024-2029.

Salah satunya adalah Ketua GP Ansor dan Komandan Tertinggi Banser Kota Surabaya periode 2017-2024, H.Mohammad Faridz Afif.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurut Sekretaris PC GP Ansor Kota Surabaya, Rizam Syafiq, terpilihnya Gus Afif ini membuktikan bahwa masyarakat Kota Surabaya merasakan pengabdiannya selama 7 tahun ini.

"Beliau ini inspirasi bagi role model GP Ansor di masa depan. Terpilihnya Gus Afif ini jadi bukti bahwa barokah saat mengabdi di organisasi yang jadi banom Nahdlatul Ulama ini benar-benar ada. Saya yakin itu."

Bukan hanya itu, lanjut Rizam, perolehan suara Gus Afif ini berada di 5 besar caleg terpilih di Kota Surabaya.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Saya sudah melihat D-H KPU Kota Surabaya, Gus Afif ini suaranya tertinggi nomor 2 di Dapil 2 meliputi Kecamatan Semampir, Tambaksari, Pabean Cantikan, dan Kenjeran dengan perolehan sebanyak 15.576 suara," ucapnya.

Oleh sebab itu, sebagai organisasi yang bergerak di bidang pemuda, sosial kemasyarakatan dan agama, GP Ansor Kota Surabaya akan mendorong adanya Rumah Toleransi.

"Surabaya ini kota yang heterogren dan majemuk. Banyak suku, agama, bahasa dan ragam budaya," tegas Rizam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Jadi ke depan, penghormatan terhadap tradisi-tradisi, budaya, dan ritual keagamaan di Kota Surabaya ini harus mendapatkan afirmasi dari Pemerintah. Misalnya memastikan para ASN-nya bersih dari ideologi radikalisme dan anti NKRI.

"Dan juga mendorong para dai-dai yang mengisi kajian dan pengajian di ruang publik harus memastikan materinya tidak kontroversi dan memprovokasi masyarakat," pungkas Rizam.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.