Nyepi Bareng Awal Ramadan, Forkopimda Kota Malang Ajak Semua Umat Jaga Kerukunan
- Penulis : Gerhana
- | Senin, 11 Mar 2024 15:35 WIB
jatimnow.com - Umat Hindu sedang merayakan Hari Raya Nyepi, Senin (11/3/2024), bersamaan bagi umat Islam memasuki awal puasa Ramadan besok, Selasa (12/3/2024). Bahkan sebagian muslim juga ada yang memulai puasa Ramadan hari ini.
Kondisi yang unik ini oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang mengajak seluruh umat beragama tetap menjaga kerukunan.
Baca Juga: Esensi Silaturrahmi, Melampaui Ego demi Keberkahan Hidup
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, dan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Made mengatakan, umat Hindu dalam melaksanakan Nyepi melakukan Catur Brata Penyepian. Diantaranya, seperti tidak bepergian, tidak bekerja, tidak menyalakan api, dan tidak ada hiburan sama sekali.
Dia berharap, pada perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2024 ini, untuk kejayaan Indonesia kedepan dimulai dari seluruh umat beragama di Indonesia.
Baca Juga: Setara Puasa Setahun, Ini Panduan Amalan Syawal Versi Ketua ICMI Jatim
"Istimewanya Hari Raya Nyepi ini bersamaan dengan awal puasa, jadi ini bagaimana Kota Malang betul-betul menjaga toleransi," kata Made, Minggu (10/3/2024).
Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, sebelum perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2024, Pemkot Malang mendukung kegiatan Pawai Ogoh-Ogoh dari umat Hindu pada Minggu kemarin.
"Walaupun kita menjelang puasa, tetapi dari PHDI telah berkomunikasi dengan kami, dan kami mendukung penuh terkait kegiatan-kegiatan dari umat Hindu agar semarak ini bisa bersamaan, kita menghadapi puasa dan semarak dari umat Hindu ini untuk merayakan Hari Raya Nyepi," jelas Wahyu, Senin (11/3/2024).
Baca Juga: AKPI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim
Menurutnya, Hari Raya Nyepi yang bertepatan menjelang awal Ramadan merupakan kondisi yang unik.
"Beberapa waktu lalu Hari Raya Galungan, kemudian kemarin ada Ogoh-Ogoh dan besok (Selasa, 12 Maret 2024) kita sudah berpuasa, ini bentuk kerukunan umat beragama di Kota Malang yang harus tetap dijaga," katanya.
Editor : Zaki Zubaidi