Jumat, 19 Jun 2026 22:16 WIB

Banjir Kiriman Kembali Rendam 2 Desa di Kecamatan Dringu Probolinggo

Kondisi banjir di 2 desa di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. (Foto: tangkapan layar video warga)
Kondisi banjir di 2 desa di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. (Foto: tangkapan layar video warga)

jatimnow.com - Banjir kembali merendam 2 desa yakni Desa Dringu dan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo.

Banjir mulai masuk ke area pemukiman dan sejumlah jalan di 2 desa tesebut pada pukul 18.00 WIB, Jumat (8/2/2024).

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Menurut Suwandi warga Desa Dringu, infomasi soal arus Sungai Kedungdalem sudah mulai ada pengingkatan sejak sore hari.

"Karena informasinya wilayah selatan yang sealiran dengan sungai tersebut sejak siang sudah diguyur hujan lebat. Sehinga kami mulai waspadai banjir naik ke permukiman," katanya.

Suwandi juga mengatakan, untuk banjir ini diperkirakan naik karena bersamaan dengan situasi air laut yang sedang pasang. Sehingga banjir sulit surut.

"Diperkirakan air laut mulai surut sekitar jam 22.00 WIB nanti malam dan banjir bisa ikut surut," ujarnya.

Baca Juga: Cuaca Jatim Bersahabat, Sisa 2 Daerah Masuk Daftar Waspada Hujan Lebat

Bahkan ketinggian banjir yang masuk ke lokasi pemukiman warga dan jalan raya setinggi lutut orang dewasa.

"Ada kabar air sungai mulai meluap, kami langsung pasang portal penghalang banjir di teras dan dan pagar rumah," tegasnya

Sementara itu, Koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Probolinggo Aris Setiawan mengatakan, terjadi banjir di 2 desa di Kecamatan Dringu, karena wilayah selatan yakni Kecamatan Sumber, Kuripan dan Bantaran mengalami hujan lebat dengan waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Cuaca Jatim Membaik, Tersisa 3 Daerah Berstatus Waspada Hujan Lebat

"Sehingga luapan air hujan memenuhi sungai hingga ke aliran sungai Kedunggaleng, dan di sana bersamaan kondisi air laut tengah pasang," ujarnya.

Sampai saat ini kondisi arus air mulai mengalami penurunan volume. Mengenai dampak banjir yang terjadi pihaknya belum mendapatkan laporan dari warga.

"Petugas masih di lapangan dan berharap semoga banjirnya segera surut," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.