Jumat, 24 Jul 2026 20:01 WIB

Permintaan Trombosit Naik, PMI Ponorogo Jemput Bola

Petugas PMI Ponorogo menunjukkan kantong trombosit (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Petugas PMI Ponorogo menunjukkan kantong trombosit (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Permintaan trombosit di PMI Ponorogo meningkat di awal Maret 2024 ini. Dari data yang ada, permintaan mencapai 25 kantong.

Ketua Plang Merah Indonesia (PMI) Ponorogo, Luhur Karsanto, mengatakan, biasanya setiap bulan permintaan trombosit di PMI Ponorogo dari 50 sampai 60 kantong.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

“Setengah dari rata-rata bulanan sebelumnya,” ujar, Luhur Karsanto, Jumat (8/3/2024).

Sejauh ini Luhur sudah berkoordinasi dengan RS setempat. Menurutnya, memang benar permintaan trombosit sedang tinggi.

Pihaknya akan mengupayakan ketersediaan trombosit tetap terjaga dengan menggelar donor darah dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk upaya jemput bola.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

“Kita akan mengunjungi lokasi dengan acara atau kegiatan yang dapat menarik pendonor,” tegasnya.

Luhur tidak secara langsung mengonfirmasi apakah meningkatnya permintaan trombosit terkait dengan merebaknya Demam Berdarah (DB) di Ponorogo. 

Meskipun demikian, ia menekankan bahwa trombosit adalah komponen darah yang penting untuk menanggulangi DB.

Baca Juga: Mahasiswa Unair Ciptakan Malaiscope, Alat Deteksi Cepat Malaria

Sebelumnya, RSUA Ponorogo mengalami peningkatan kasus DB sejak Januari hingga Maret 2024, dengan total 20 pasien yang dirawat, termasuk kasus Demam Berdarah Dengue (DB) dan Dengue Shock Syndrome (DSS).

Kejadian ini menciptakan tantangan baru bagi PMI Ponorogo untuk memastikan ketersediaan trombosit dalam jumlah cukup untuk memenuhi permintaan yang meningkat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.