Selasa, 21 Jul 2026 23:07 WIB

Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 11 Jul 2026 16:43 WIB
Suasana Sarasehan Guru Besar dan Doktor Alumni Gontor yang berlangsung di Hall Lantai 4 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Suasana Sarasehan Guru Besar dan Doktor Alumni Gontor yang berlangsung di Hall Lantai 4 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pondok Modern Darussalam Gontor menyiapkan sebuah karya yang bukan sekadar buku sejarah. Menjelang peringatan 100 tahun Gontor mereka akan menerbitka sebuah buku bertajuk “Hadiah Gontor untuk Indonesia”. Buku ini merekam perjalanan panjang Gontor sekaligus kontribusinya dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa dan membangun sistem pendidikan pesantren modern di Indonesia.

Rencana penyusunan buku tersebut disampaikan Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi, dalam Sarasehan Guru Besar dan Doktor Alumni Gontor di Hall Lantai 4 UNIDA Gontor, Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Menurut Hamid, buku itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 tahun Gontor yang akan jatuh tahun ini. Isinya bukan hanya menampilkan sejarah pondok, tetapi juga berbagai kontribusi nyata yang telah diberikan kepada Indonesia selama hampir satu abad.

“Dalam rangka 100 tahun ini kami sedang menyusun buku berjudul Hadiah Gontor untuk Indonesia. Isinya tentang perjalanan perjuangan Gontor, termasuk hadiah berupa sistem Pondok Modern Gontor untuk Indonesia,” ujarnya.

Hamid mengatakan, buku tersebut akan memotret kiprah alumni Gontor yang kini tersebar di berbagai bidang. Mulai dari ulama, akademisi, pejabat pemerintahan, pengusaha, hingga tokoh masyarakat yang berkiprah di berbagai daerah.

Baginya, keberhasilan Gontor tidak hanya diukur dari jumlah alumninya, tetapi juga dari sistem pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia dengan karakter kepemimpinan, kemandirian, dan semangat pengabdian.

Ia bahkan meyakini konsep pondok modern yang berkembang di Indonesia berakar dari sistem yang dibangun Gontor.

Baca Juga: Rayakan Milad ke-63, Ratusan Peserta Semarakkan Fun Run 6,3 KM UNIDA Gontor

“Yang ingin kami tunjukkan bukan sekadar siapa alumninya, tetapi juga sistem yang melahirkan mereka,” katanya.

Selain menyiapkan buku tersebut, Gontor juga tengah memperluas kajian akademik mengenai sistem pendidikannya. Sekitar 100 buku sedang disusun untuk mengulas berbagai aspek yang selama ini menjadi kekuatan pondok, mulai sistem pengasuhan, pembelajaran bahasa, kepemimpinan, pengelolaan wakaf hingga implementasi Panca Jiwa.

Menurut Hamid, setiap sistem itu berdiri sebagai kajian tersendiri sehingga tidak bisa dirangkum hanya dalam satu penelitian.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

“Kalau ada disertasi hanya berjudul Sistem Pondok Modern Gontor, tentu terlalu luas. Karena di Gontor ada banyak sistem yang masing-masing bisa diteliti secara khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden UNIDA Gontor KH Hasan Abdullah Sahal menilai keunggulan Gontor justru terletak pada nilai-nilai yang hidup dalam keseharian, bukan hanya aturan yang tertulis. Ia menyebut banyak alumni ingin membangun pesantren seperti Gontor. Namun, ketika ditanya apa yang dimaksud “seperti Gontor”, tak sedikit yang kesulitan menjelaskannya.

“Di pondok ini justru lebih banyak yang tidak diucapkan daripada yang diucapkan. Nilai, budaya, dan tradisi itulah yang menjadi kekuatan Gontor,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.