Kamis, 18 Jun 2026 22:09 WIB

Taman Kota Probolinggo Tak Terawat, DLH Berdalih Minim Anggaran

Taman kota di Probolinggo tak terawat. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Taman kota di Probolinggo tak terawat. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pj Walikota Probolinggo, Nurkholis prihatin banyak taman kota yang mangkrak. Namun, upaya pembenahan tidak bisa segera dilakukan karena alasan minim anggaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Retno Wandansari mengatakan, upaya pemeliharaan dan pemugaran taman kota belum bisa tuntas tahun 2024 ini.

Baca Juga: Potensi PAD Parkir dan PKB Kota Probolinggo Ratusan Juta Bocor ke Kabupaten

"Nanti perawatan taman termasuk pemugaran wajah taman akan dilakukan secara bertahap," katanya, saat dihubungi jatimnow.com, Jumat (8/2/2024).

Retno mengaku, untuk 2024 ini pihaknya masih fokus penataan taman di Jalan Soekarno Hatta saja.

"Untuk taman-taman di jalan raya lainnya masih belum bisa dilakukan (pemugaran) karena minimnya anggaran," ujarnya.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Jumlah taman yang dibangun oleh berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta di Kota Probolinggo jumlahnya mencapai 662 taman yang tersebar di beberapa jalan strategis.

Retno menegaskan anggaran tahun 2023 lalu hanya difokuskan untuk pembuatan barem taman dan lampu di Taman Soekarno Hatta. Sedangkan taman dilakukan pembersihan saja.

"Untuk pengecatan dan pembugaran taman belum dilakukan," ungkapnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Probolinggo Minta Proyek Swalayan Jalan Cokro Distop

Sebelumnya, Pj Walikota Probolinggo, Nurkholis mengaku, prihatin atas kondisi taman di daerahnya karena wajah taman yang sudah dibangun beberapa tahun lalu sudah memudar.

Padahal taman Kota Probolinggo merupakan salah satu ikon dengan sebutan Kota Seribu Taman.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.