Sabtu, 20 Jun 2026 00:21 WIB

Pj Wali Kota Batu Tekan Penyebaran Nyamuk DBD dengan Fogging

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 07 Mar 2024 15:13 WIB
Ilustrasi fogging.  (Foto : Gerhana/jatimnow.com)
Ilustrasi fogging. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaksanaan fogging untuk menekan perkembangbiakan nyamuk dan menurunkan angka Demam Berdarah Dengeu (DBD) terus dilakukan Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan.

Koordinator Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan Kota Batu, dr Susana Indahwati menyampaikan, bahwa fogging DBD dilakukan berdasarkan analisa situasi dan kebutuhan.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Salah satunya, dengan melihat analisa kebutuhan dari Angka Bebas Jentik (ABJ) mencapai 95 persen dengan kasus DBD lebih dari 1 orang dalam satu cluster.

Pelaksanaan fogging sebelumnya sudah dilakukan di RT 03 RW 03 Dusun Krajan Desa Punten Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Selasa (5/3/2024).

"Termasuk di Dusun Krajan ini, memiliki ABJ di bawah 95 persen dengan kasus DBD lebih dari 1 orang dalam satu cluster," kata dr Susana Kamis (7/3/2024).

Angka Bebas Jentik merupakan jumlah populasi nyamuk dewasa yang ada di suatu area tertentu.

Upaya pengendalian nyamuk dan penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk, dengan menghitung angka bebas jentik menjadi hal penting. Semakin tinggi angka ini, maka semakin besar potensi penyebaran penyakit yang dapat terjadi.

Baca Juga: Antisipasi Peningkatan DBD di Musim Hujan, Pemkot Kediri Gelar Rakor Lintas Sektor

Fogging atau penyemprotan bertujuan untuk membunuh nyamuk, mampu membasmi kerumunan nyamuk dan jentik-jentiknya. Penyemprotan fogging menyasar kumpulan tempat yang menjadi sarang nyamuk, akan menjadi bersih nyamuk dan jentik mati akibat semprotan dari fogging yang mengandung bahan-bahan kimia pembunuh nyamuk.

Diharapkan, terbunuhnya nyamuk dan jentik mampu mengurangi tingkat penyebaran penyakit DBD, dan mengurangi resiko terkena DBD.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menjelaskan, berbagai program akan dilakukan untuk percepatan menurunkan angka demam berdarah di Kota Batu.

Baca Juga: Pemkot Malang dan Enesis Group Kerja Sama Basmi DBD

Selain fogging di titik-titik tertentu, hal yang paling utama yakni membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga, tidak menjadi sumber berkembang-biaknya nyamuk demam berdarah.

"Pemerintah melakukan berbagai upaya dalam menurunkan angka demam berdarah, termasuk mengajak dan membangun kesadaran seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sehingga tidak ada tempat untuk nyamuk berkembangbiak," katanya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.