Senin, 15 Jun 2026 00:07 WIB

Melihat Tradisi Larung Sesaji Nelayan Manyar Gresik Jelang Ramadan

Nelayan Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Gresik, saat melarung sesaji di Sungai Kalimireng. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Nelayan Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Gresik, saat melarung sesaji di Sungai Kalimireng. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Setiap menjelang Ramadan, masyarakat nelayan Manyar Komplek yakni Desa Manyarrejo, Desa Manyarsidomukti dan Desa Manyarsidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, punya tradisi unik, yakni larung sesaji di Sungai Kalimireng.

Tradisi ini selain untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan juga sebagai bentuk rasa syukur atas hasil ikan yang di dapat para nelayan dalam setahun terakhir di perairan tersebut.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sekretaris Desa Manyar Sidomukti Chusnul Busthomi, menjelaskan, tradisi larung sesaji ini merupakan tradisi yang turun temurun. Biasanya digelar usai tradisi brahatan (malam Nisfu Sya'ban) hingga 3 hari sebelum Ramadan.

"Adapun sesaji yang dilarung berupa embang (mawar, kantil, dan sedap malam), bubur pelangi (bubur ombak), nasi tumpeng, satu buah telur, serta kepala ayam, sayap ayam, dan kaki ayam," kata Chusnul Bustomi, Kamis (7/3/2024).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Chusnul melanjutkan, sesaji itu dilarung di tiga titik lokasi. Lokasi pertama tidak jauh dari tempat pemberangkatan perahu, kedua di Tanggok yang berdekatan dengan kawasan JIIPE, dan ketiga di dekat jembatan kecil yang biasa dilewati warga.

"Semoga dengan larungan ini, para nelayan diberikan keselamatan, dan rezeki yang melimpah oleh Allah SWT," harapnya.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Salah satu nelayan Desa Manyarsidorukun, Muhammad Suud menambahkan, tradisi larung sesaji ini juga membuat dia dan teman-teman nelayan lainnya merasa lebih tenang dari gangguan buaya di sungai tersebut.

"Semoga setelah acara larung sesaji, buaya di sungai Kalimireng tidak mengganggu para nelayan," harap Suud.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.