Selasa, 23 Jun 2026 00:56 WIB

Montir di Lamongan Tewas Usai Makan Seblak Beracun dari Teman Wanita, Ini Motifnya

Tersangka pembunuhan seblak beracun di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Tersangka pembunuhan seblak beracun di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus tewasnya seorang montir di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan berinisial AA (23) akhirnya menemui titik terang. Pemuda asal Desa Palrejo, Kecamatan Somobito, Jombang itu meregang nyawa karena mengonsumsi seblak beracun tikus yang diberikan teman wanitanya. 

Korban AA meninggal pada Rabu (7/2/2024) sore, saat itu bengkel tengah tutup karena ayah korban, Khoiruman (50) pulang ke Jombang. Jasad korban ditemukan oleh sang ayah sepulang dari kampung halaman.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

Saat itu pihak keluarga menolak untuk mengusut kasus kematian AA. Namun, pada Jumat (16/2/2024) sang ayah menemukan kejanggalan dan melaporkan bukti chat kepada polisi, sehingga kasus ini kembali dilanjutkan.

Khoiruman menginformasikan bahwa anaknya sebelum meninggal sering melakukan transaksi melalui rekening BRI atas nama Suhartono. Nilai transfer mencapai puluhan juta rupiah.

Dari informasi ini, polisi langsung melakukan penyelidikan. Langkah awal menelusuri pemilik nomor rekening atas nama Suhartono tersebut.

Dalam waktu singkat identitas dan alamat lengkap Suhartono berhasil ditemukan. Untuk ini polisi bekerjasama dengan pihak BRI.

Selanjutnya polisi meminta keterangannya, dan ternyata ia mengaku jika rekening tabungan BRI miliknya dipinjam oleh seseorang berinisial NF, alias Didi Manggala (27), warga Kecamatan Deket, Lamongan.

"Kami langsung mencari informasi NF, dan ternyata sedang ada di Kafe Maharani Desa Kendal Kemlagi, Kecamatan Karanggeneng," terang Wakapolsek Karanggeneng Iptu Sofyan Ali.

Saat itu juga NF dibawa ke mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Tersangka akhirnya mengaku terus terang, bahwa dia lah yang membunuh AA dengan cara memberinya makanan seblak yang dicampur dengan racun tikus cair.

Baca Juga: Polres Lamongan Ultimatum Pesilat Jelang Suro

"NF mengaku terpaksa melakukan itu karena tidak tahan dan jengkel karena terus-terusan ditagih oleh korban untuk mengembalikan uang,"imbuh Iptu Sofyan Ali.

Lebih lanjut menurut Sofyan, motif tersangka ternyata bukan utang piutang, melainkan uang yang dikirim korban adalah upah jasa tersangka yang diminta untuk mencarikan jodoh.

Total korban melakukan transaksi sekitar Rp20 juta, namun perempuan yang dijanjikan pelaku tak kunjung diperkenalkan kepada korban.

Karena itu, korban jengkel dan meminta uangnya dikembalikan. Korban menagih lewat pesan singkat WhatsApp. Tagihan itu gencar dilakukan, sesekali disertai kata umpatan kasar. 

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Tagihan terakhir Selasa (6/2/2024) dan NF tidak dapat membayarnya. Akhirnya, di hari itu juga niat jahat NF muncul untuk menghabisi nyawa korban.

Ia pun mempunyai ide dengan cara meracun korban dengan cara memberi korban dengan seblak yang sebelumnya dicampur racun tikus cair.

Setelah itu NF meninggalkan bengkel dan menutupnya seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Niat jahat itu berhasil dan korban diketahui tewas esok harinya.

"Kasusnya kini ditangani polres dan tersangka juga sudah diamankan di Polres Lamongan," tutup Sofyan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.