Minggu, 21 Jun 2026 08:03 WIB

Menengok Kampung Jamur di Banyuwangi, Raup Omzet Rp360 Juta Per Bulan

  • Penulis :
  • | Rabu, 06 Mar 2024 11:55 WIB
Budi daya jamurr di Dusun Glowong. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Budi daya jamurr di Dusun Glowong. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

jatimnow.com - Ratusan warga Banyuwangi meraup cuan dari hasil budi daya jamur. Salah satunya ada di Dusun Glowong, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran yang dikenal dengan julukan Kampung Jamur.

Kampung ini mulai merintis budi daya jamur sejak 2006 lalu. Berjalannya waktu, mulai banyak warga yang ikut budi daya namun sifatnya masih sendiri-sendiri.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Waktu itu masih sendiri-sendiri, sehingga banyak yang kesulitan terutama terkait pemasaran. Akhirnya pada 2016 dibentuk kelompok budi daya, untuk mengayomi para pembudi daya," kata Ketua Kelompok Tani (Poktan) Jamur Mekarjaya, Sugianto, dilansir banyuwangikab.go.id, Jumat (1/3/2024).

Dilanjutkan, dengan menjadi kelompok, budi daya jamur menjadi lebih mudah. Seluruh panen jamur dikumpulkan dan dibeli oleh kelompok. Pasar jamur dari desa ini mayoritas dikirim ke Bali, Jember, dan Surabaya.

"Pasarnya sudah jelas setiap hari. Hasil dari seluruh panen jamur dari pembudi daya selalu habis terjual," kata Sugianto.

Baca Juga: Workshop Crochet Kirby di Surabaya Dorong UMKM Handmade Lokal

Tiap hari, kelompok ini menghasilkan sekitar 500 hingga 700 kilogram jamur dalam kemasan 500 gram. Dengan demikian dalam satu bulan terkumpul 15 ton jamur, dengan omzet sekitar Rp360 juta sebulan.

"Kami terus berupaya meningkatkan produksi jamur dengan target sampai 20 ton. Saat ini paling banyak sekitar 18 ton," tambah Sugianto.

Baca Juga: UMKM Jatim Unjuk Gigi di Batik Bordir Fair 2026

Budidaya jamur di Kampung Jamur ini dilakukan di rumah-rumah warga. Terdapat sekitar 45 kepala keluarga. Satu pembudi daya terdapat 6 hingga 8 pekerja. Dengan demikian terdapat sekitar 300 orang yang terlibat di kelompok pembudidaya ini.

Sugianto menambahkan selain menjual jamur mentah, saat ini kelompoknya tengah mengembangkan produk olahan seperti jamur crispy dan lainnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.