Kamis, 18 Jun 2026 23:28 WIB

Wanita Asal Tuban Tewas Tertabrak KA Harina di Lamongan, Diduga Bunuh Diri

Evakuasi korban meninggal diduga bunuh diri di Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com
Evakuasi korban meninggal diduga bunuh diri di Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang wanita TY (52)  tewas usai ditabrak Kereta Api (KA) relasi Surabaya-Bandung tepatnya pada perlintasan KA di Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

Korban TY adalah warga Desa Ronggomulyo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Korban diduga bunuh diri, karena ditemukannya secarik surat wasiat di dalam tas yang dibawanya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kronologisnya, sekitar pukul 18.30 WIB korban tiba-tiba berjalan dari arah utara menghampiri dan berdiri di tengah rel KA. Pada saat melaju KA Harina Relasi Surabaya-Bandung dengan kecepatan tinggi.

Masinis sempat membunyikan bel alarm berkali-kali namun korban tetap berdiri menghadang kereta, hingga akhirnya korban tertabrak kereta. Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan meninggal di lokasi kejadian.

"Ya, sudah ditangani, korban mengalami luka berat dan meninggal. Korban merupakan wanita 52 tahun warga Tuban," kata Kanit Gakkum, Polres Lamongan, Ipda Hadi Siswanto, Selasa (5/3/2023).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Lebih lanjut, menurut penuturan para saksi, terang Hadi, korban yang saat itu berjalan melepas alas kaki dan tas kemudian menghampiri Rel KA.

"Korban lewat semak-semak barat Jembatan Balun, itu bukan jalan umum, kemudian melepas sandal dan tas," ujarnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Dari penelusuran Unit Gakkum Polres Lamongan, Petugas menemukan secarik surat wasiat dan kartu identitas Foto Copy KTP.

"Kami belum bisa menyimpulkan lebih jauh, sudah dalam penanganan dan saat ini tengah mencoba menghubunhi pihak keluarga," ucapnya. 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.