Jumat, 19 Jun 2026 01:28 WIB

112 CJH di Trenggalek Belum Lunasi Biaya Haji

Kantor Kemenag Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kantor Kemenag Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek mencatat ada ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) yang belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Alasannya beragam, mulai CJH sakit hingga belum mampu membayar biaya pelunasan.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Trenggalek, Agus Prayitno mengatakan, gelombang pertama pelunasan BPIH telah selesai pada 23 Februari 2024 lalu. Namun, hanya 77 persen CJH yang sudah melakukan pelunasan BPIH.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Dari 582 CJH 2024, hanya sekitar 470 CJH yang sudah melunasi biaya haji pada gelombang pertama," ujarnya, Selasa (5/3/2024).

Agus menjelaskan, untuk 112 CJH yang belum melakukan pelunasan biaya haji akan dilakukan konfirmasi kesiapan membayar pelunasan haji 2024. Ada 10 CJH yang masih melakukan tes kesehatan dan akan diusulkan pada pelunasan biaya haji gelombang dua.

"Pelunasan biaya haji gelombang dua, akan dilakukan mulai 7 hingga 26 Maret 2024," jelasnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Para CJH ini masih akan dipastikan kesiapan pemberangkatannya. Dari konfirmasi yang dilakukan, ternyata ada mundur karena sakit dan belum mampu melunasi biaya haji.

"60 persen sudah melakukan cek kesehatan dan sisanya memilih ditunda karena sakit atau belum punya biaya. Tapi kami perlu melakukan konfirmasi kembali," paparnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Pelunasan biaya haji gelombang dua diperuntukkan kepada CJH yang sudah melakukan cek kesehatan. Selain itu, juga untuk pendamping dan jamaah penggabung lansia.

"Total pendamping dan penggabung jamaah lansia ada 69 orang," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.