Minggu, 14 Jun 2026 18:27 WIB

Korban Ledakan di Markas Brimob Surabaya 10 Orang, Begini Kondisinya

Salah satu korban ledakan saat dibawa ke RS Bhayangkara. (Foto: dok. jatimnow.com)
Salah satu korban ledakan saat dibawa ke RS Bhayangkara. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Korban ledakan di Markas Gegana Sat Brimob Polda Jatim di Jalan Gresik Surabaya bertambah jadi 10 orang.

"Dampak dari ledakan ada korban anggota kita 10 orang luka ringan," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, di Mako Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim, Senin (4/3/2024).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

10 korban itu disebut bagian dari anggota kepolisian. Mereka sebelumnya sedang latihan di sekitar ruang penyimpanan bahan peledak, total ada 15 anggota.

"Kebetulan anak buah kita ini ada 15 yang latihan, latihan olah TKP pasca-ledakan itu ada di konteiner data senter yang biasa dipakai latihan setiap hari dan itu berjarak kurang lebih 10 meter (dari titik ledakan)," katanya.

Imam mengatakan, 10 personel mengalami luka akibat pecahan kaca ledakan bangunan penyimpanan bahan peledak.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Kita lihat tadi kaca-kaca pecah, efek kaca itu semburat ke dalam kemudian mengenai anggota kita yang sedang di dalam ruangan, yang lima (anggota) gak masalah," terang dia.

10 orang korban tersebut kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya untuk mendapat perawatan. Dari 10 korban tersebut, dipastikan tidak ada yang mengalami lika serius.

"Alhamdulillah sudah ditangani rumah sakit bayangkara dan tidak ada yang serius, kita inapkan kita inapkan untuk observasi. Mudah-mudahan besok kita kembalikan (pulangkan)," jelas Imam.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Imam memastikan, tak ada korban meninggal dalam insiden tersebut. Semua korban dipastikan selamat.

"Korban meninggal, saya pastikan tidak ada, jadi korban hanya sepuluh," pungkas Imam.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.