Jumat, 19 Jun 2026 03:14 WIB

Kirab Bedol Pusoko, Jejak Peralihan Kota Lama ke Kota Baru di Ponorogo

Prosesi Bedol Pusoko di Ponorogo
Prosesi Bedol Pusoko di Ponorogo

jatimnow.com - Dalam dua tahun terakhir, Pemkab Ponorogo mempunyai acara berbeda diperayaan Grebeg Suro. Salah satunya Kirab Bedol Pusoko yang dilakukan setiap malam sebelum perayaan 1 suro.

Untuk tahun ini, kirab Bedol Pusoko dilakukan pada Minggu (9/9/2018) tengah malam menuju Senin (10/9/2018) dini hari.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Ada tiga pusaka yang diberangkatkan dari rumah dinas Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni. Yakni Sabuk atau Angkin Cinde Puspita, Payung Songsong Tunggul Wulung dan Tombak Tunggul Naga.

Ketiganya dikirab dengan cara hening. Peserta tidak ada yang boleh menggunakan alas kaki. Dan sepanjang perjalanan 5 km, mereka harus hening tidak boleh berbicara satu patah kata pun.

Ratusan peserta mengantarkan tiga pusaka dari kota baru (alun-alun) menuju kota lama (sarpon).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kan sejarahnya demikian. Sebelum dipindahkan, dulu pusat pemerintahan di Pasar Pon sekitar 5 km dari sini," kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Ia menceritakan, dalam sejarah Ibu Kota Ponorogo ada di Pasar Pon pada tahun 1496. Kemudian berpindah ke alun-alun di tahun 1738.

"Ya kalau keraton dan sejenisnya tidak ada. Tapi ada bangunan masjid tua dan makam sang pendiri Ponorogo yang menguatkannya," terangnya.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Ia mengatakan, sebenarnya tradisi Bedol Pusoko cuma simbolis. Dan yang paling penting memeriahkan peringatan Suroan di Ponorogo.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.