Sabtu, 20 Jun 2026 10:53 WIB

Pencuri Celana Dalam di Ponorogo Akui Perbuatannya demi Fantasi

Pelaku SZ saat diperiksa di Mapolsek Balong. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pelaku SZ saat diperiksa di Mapolsek Balong. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pencuri pakaian dalam, SZ (32), yang terpergok dan dihajar massa di Desa Ngampel, Kecamatan Baling, Kabupaten Ponorogo mengakui perbuatannya demi fantasi seks,

Menghadapi penyidik Polsek Balong pada Rabu (28/2/2024), SZ hanya menunduk menutupi rasa malunya.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Saya ambil, saya ciumi lalu dibuang ke sungai terdekat," tutur SZ.

Pelaku menyatakan kepuasannya setelah mencuri pakaian dalam dan menciumnya, meskipun dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Kapolsek Balong, AKP Agus Wibowo, menyebutkan bahwa pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini, mencari tahu seberapa sering pelaku melakukan aksi pencurian semacam itu.

“Pelaku sendiri terlihat sangat malu dan menyesal di hadapan penyidik. Masih kami dalami,” pungkas mantan Kapolsek Badegan ini.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Sebelumnya, pencuri celana dalam ini viral di media sosial. Pria itu diketahui sebagai SZ warga Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Ia babak belur dihajar massa.

Dua video yang menunjukkan aksi pemukulan terhadap pria tersebut dengan kaos merah dan celana pendek cokelat telah menjadi viral.

Dalam video pertama berdurasi 29 detik, pelaku terlihat pasrah diikat di tiang rumah warga. Suara seseorang dalam video tersebut menunjukkan ketidakpuasan atas tindakan pelaku.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Wis ping piro? Aku kelangan kok bolak-balik. Wes nginceng pirang-pirang dino to kowe?" ucap suara dalam rekaman video.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.