Minggu, 14 Jun 2026 09:18 WIB

Triwulan Pertama, Pemkot Malang Vaksinasi PMK Lebih dari 700 Ekor Hewan Ternak

  • Penulis : Gerhana
  • | Rabu, 28 Feb 2024 18:15 WIB
Ilustrasi. Sapi di Kota Malang. (Foto: Prokopim Pemkot Malang)
Ilustrasi. Sapi di Kota Malang. (Foto: Prokopim Pemkot Malang)

jatimnow.com - Pemkot Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) telah menyelesaikan kegiatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) lebih dari 700 ekor hewan ternak pada triwulan pertama tahun 2024 ini.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, sejauh ini, di Kota Malang tidak ada temuan kasus PMK. Namun, kegiatan vaksinasi dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak ada penyebaran.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Vaksinasi PMK terus digencarkan untuk mempertahankan status Kota Malang agar tetap bebas PMK. Dan, juga mendukung program pemerintah pusat yakni Indonesia Bebas PMK pada tahun 2035.

"Di triwulan pertama ini kita sudah menyelesaikan 700-an ekor ternak mulai Januari lalu. Sejauh ini, di Kota Malang tidak ada temuan kasus PMK. Ini memang langkah antisipasi agar tidak ada penyebaran. Pemberian vaksinasi ini gratis dari Dispangtan," kata Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat pada Rabu (28/2/2024).

Pj Wali Kota Malang pun mengimbau kepada para peternak untuk terus memantau kesehatan hewan ternaknya.

"Bisa konsultasi apabila terjadi gejala PMK pada ternak. Tetap berikan vitamin, suntikan rutin tetap dilakukan agar tidak terjadi penyebaran PMK. Makanan ternaknya juga harus dijaga," tuturnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Sementara itu, Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan Hariadi menyampaikan, di Kota Malang hingga saat ini nihil kasus PMK.

Sedangkan, pada tahun 2022 ditemukan ada tiga ekor ternak mati diduga kasus PMK. Namun demikian, pemerintah memberikan ganti rugi sebesar sepuluh juta rupiah per ekor.

"Oleh karena itu, peternak dihimbau untuk memberi vaksinasi, bisa hubungi Dispangtan Bidang Peternakan, gratis. Kalau untuk mengantisipasi dari luar maka setiap lalu lintas hewan harus juga disertai dengan surat keterangan sehat," kata Slamet.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Perlu diketahui, Dispangtan Kota Malang menargetkan pada triwulan pertama tahun 2024 ini target vaksinasi ternak (sapi, kerbau, kambing dan domba) di Kota Malang adalah 800 dosis dengan rincian pada Januari 300 dosis, Februari 200 dosis, dan Maret 300 dosis.

Capaian vaksinasi sampai tanggal 14 Februari 2024 lalu adalah 704 ekor ternak dengan rincian 325 ekor sapi, 30 ekor kerbau, 220 ekor kambing, dan 129 ekor domba.

Dari data yang ada tercatat populasi ternak di Kota Malang adalah 1.463 ekor sapi potong, 309 ekor sapi perah, 97 ekor kerbau, 1.559 ekor kambing, 332 ekor domba, 179.300 ekor ayam layer, 885.000 ekor ayam ras pedaging. Dari populasi tersebut, potensi hasil peternakan di Kota Malang adalah daging 22.209 ton/tahun, telur 2.217 ton/tahun, dan susu 421 ton/tahun.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.