Sabtu, 20 Jun 2026 08:02 WIB

Korban Pembacokan Konvoi Pesilat Lamongan Gagal Merantau Malah Babak Belur

Korban pembacokan saat konvoi massa pesilat di Lamongan. (Foto: Polsek Karanggeneng for jatimnow.com)
Korban pembacokan saat konvoi massa pesilat di Lamongan. (Foto: Polsek Karanggeneng for jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi mencatat ada 3 korban luka sabetan senjat tajam dalam insiden konvoi perguruan silat berujung tawuran di Lamongan.

Sebelum kejadian terjadi, 1 korban sebenarnya berniat menemui temannya untuk berpamitan lantaran akab merantau ke Malaysia. Sementara 2 korban lainya hanya mengantar.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Korban adalah, Deni Ashar (28) asal Dusun Tanggulangin, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng.

Singkat cerita ketiga orang ini melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian ketiganya berjumpa dengan rombongan massa konvoi di jalan raya Desa Banjarmadu.

Seketika, massa pesilat kemudian menghentikan laju kendaraan para korban. Tak lama setelah itu ketiganya diserang hingga mengakibatkan luka sabetan senjata tajam.

"Berpapasan massa konvoi, ketiganya kemudian diserang," kata, Kapolsek Karanggeneng, AKP Yuli Endar Wati, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Menurut pengakuan AKP Yuli, korban menceritakan bila saat kejadian sebenarnya ia berniat menemui temanya untuk berpamitan merantau ke Malaysia.

"Niatnya ketemu teman katanya, mau pamitan merantau ke Malaysia," tambahnya.

Yuli melanjutkan, bahwa korban terpaksa harus mengurungkan niatnya karena mengalami musibah pembacokan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Tiketnya sudah ada kok mas, lengkap. Hari ini rencananya berangkat sebenarnya," ujarnya.

Sebelumnya, konvoi massa pesilat berujung tawuran terjadi pada Selasa (27/2/2024) petang. Kejadian ini mengakibatkan 3 orang menjadi korban. Sementara, 159 pesilat dan 80 unit kendaraan sepeda motor diamankan.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.